PENGARUH FILTRAT BUAH PEPAYA MUDA (Carica papaya L.) TERHADAP JUMLAH SEL SPERMATOZOA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) Wistar JANTAN

WIJI ASTUTIK, ISNI (2006) PENGARUH FILTRAT BUAH PEPAYA MUDA (Carica papaya L.) TERHADAP JUMLAH SEL SPERMATOZOA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) Wistar JANTAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_FILTRAT_BUAH_PEPAYA_MUDA.pdf

Download (156kB) | Preview

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia setelah RRC, India dan Amerika Serikat, yaitu sekitar 200 juta jiwa di tahun 2004 dengan laju pertambahan penduduk sekitar 1,98% (Purnomo, 2004). Untuk menekan dan mengendalikan jumlah penduduk, maka pemerintah menggalakkan program KB bagi suami istri, tetapi kenyataannya keikutsertaan suami masih sangat rendah sekitar 6% dari seluruh program KB. Hal ini disebabkan masih terbatasnya pilihan kontrasepsi dan efek samping yang ditimbulkannya. Salah satu alternatif yang digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pemberian buah pepaya muda yang memberikan efek antifertilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh filtrat buah pepaya muda (Carica papaya L.) terhadap jumlah sel spermatozoa pada tikus (rattus norvegicus) wistar jantan dan untuk mengetahui dosis yang paling efisien dari filtrat buah pepaya muda (Carica papaya L.) sebagai efek jumlah sel spermatozoa. Jenis penelitian ini adalah eksperiment sungguhan. Desain penelitian yang digunakan The post test- only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah tikus (Rattus norvegicus) strain wistar jantan dengan umur 2,5 bulan dan berat badan 185-200 gram. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 25 ekor terbagi atas 5 perlakuan yang masing-masing terdiri atas 5 ulangan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah filtrat buah pepaya muda (Carica papaya L.). Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah jumlah sel spermatozoa. Variabel kontrol dalam penelitian ini adalah jenis tikus (Rattus norvegicus) strain wistar kelamin jantan, tikus berumur 2,5 bulan, berat badan tikus 185-200 gram, umur buah pepaya 2-3 bulan, fertil, makanan BR1 (Broiler1) dan minuman aquades. Rancangan percobaan menggunakan RAL. Berdasarkan hasil uji Ftab pada signifikan (0,01) menunjukkananava satu arah diperoleh F hit pengaruh variasi dosis filtrat buah pepaya muda (Carica papaya L.) terhadap antifertilitas tikus. Dari hasil uji duncan’s dengan taraf signifikansi 1% menunjukkan bahwa dosis efisien yang mempunyai antifertilitas adalah dosis filtrat buah pepaya muda (Carica papaya L.) adalah 2,8 ml.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 09 Jul 2012 04:56
Last Modified: 09 Jul 2012 04:56
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11546

Actions (login required)

View Item View Item