TINJAUAN YURIDIS NORMATIF TENTANG PEDHOFILIA DALAM PERSPEKTIF TIGA UNDANG-UNDANG: KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK, UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

HUSEN, NURTENIA (2006) TINJAUAN YURIDIS NORMATIF TENTANG PEDHOFILIA DALAM PERSPEKTIF TIGA UNDANG-UNDANG: KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK, UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img] Text
TINJAUAN_YURIDIS_NORMATIF_TENTANG_PEDHOFILIA.pdf

Download (0B)

Abstract

TINJAUAN YURIDIS NORMATIF TENTANG PEDHOFILIA DALAM PERSPEKTIF TIGA UNDANG-UNDANG:KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Oleh: NURTENIA HUSEN (01400127) Law Dibuat: 2007-01-02 , dengan 2 file(s). Keywords: Pedhofilia, Perlindungan Anak Permasalahan kekerasan seksual terhadap anak tidak dapat ditolak akan perkembangannya yang cukup pesat, terutama Pedhofilia, perbuatan yang seharusnya tidak dilakukan, terutama untuk para pelaku Pedhofilia yang biasanya oleh orang dewasa. Kurangnya ketegasan peraturan hukum dalam hal ini mengakibatkan sering terjadinya kasus Pedhofilia, ini dibuktikan dengan adanya undang-undang yang ketentuan hukumnya tidak mengatur secara khusus tentang Pedhofilia, sedangkan Pedhofilia termasuk merupakan penyakit yang diderita pada kejiwaan seseorang. Pada kesempatan ini penulis ingin mengemukakan permasalahan tentang bagaimana undang-undang yang mengatur berkaitan dengan Pedhofilia ini, dalam hal ini penulis mengungkapkan Pedhofilia dilihat dari tiga ketentuan undang-undang, yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-Undang Perlindungan Anak, dan Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tanggga (PKDRT). Permasalahan inilah yang hendak penulis kaji secara mendalam, kaitannya dengan unsur-unsur kekerasan seksual terhadap anak, akibat dari tindakan tersebut, serta bagaimana perundang-undangan menyikapinya secara tegas. Hal ini penting karena penderitaan korban perkosaan yang dialami anak-anak tidak dapat dianggap ringan, karena selain korban mengalami penderitaan fisik juga mengalami penderitaan secara psikis yang menjadi traumatif dan tidak menutup kemungkinan menjadikan korban perkosaan pada anak mengalami kemunduran mental bahkan keinginan untuk bunuh diri. Metode yang digunakan adalah deskriptif normatif, ini adalah hasil penelitian yang didapat dari tiga undang-undang serta mencantumkan pendapat para ahli, sehingga dapat dilihat yang mana Pedhofilia dan yang mana yang bukan Pedhofilia, yang bertujuan agar didapatkan kesimpulan yang mendekati kebenaran. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang Pedhofilia jika dilihat dari tiga perspektif tiga undang-undang. Pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pelaku Pedhofilia tidak ada sanksi yang mengatur secara khusus untuk menjerat pelaku Pedhofilia, namun penulis mengkaitkan dengan tiga pasal yaitu pasal 285 tentang tindak pidana pemerkosaan dengan Pedhofilia, pasal yang kedua adalah pasal 287 tentang pencabulan yang korbannya adalah anak dibawah umur 15 tahun atau belum mampu dikawin, serta pasal 294 yang melengkapi pasal 287 tentang pencabulan, apabila pelaku dan korban memiliki hubungan dalam ruang lingkup keluarga. Permasalahan yang kedua yaitu Undang-Undang Perlindungan Anak, undang-undang ini lebih menitik beratkan pada korban. Adapun pasal yang tercantum adalah pasal 16 ayat (1), 17 ayat (2), dan ketentuan pidana pada pasal 81 dan pasal 82. Undang-undang yang terakhir yaitu Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), dimana pelakunya masih berada dalam ruang lingkup keluarga, semisal, bapak kandung, bapak tiri, kakak kandung, ataupun paman. Dan pasal-pasal yang terkait didalamnya adalah pasal 5, pasal 8, dan pasal 46.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 09 Jul 2012 02:30
Last Modified: 09 Jul 2012 02:30
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11490

Actions (login required)

View Item View Item