Apa yang mesti dilakukan orang yang tidak diundang oleh pemilik makanan dan sunat bagi pemilik makanan memberi izin pengikut itu

Al-Hajjaj, Abul Husain Muslim (2009) Apa yang mesti dilakukan orang yang tidak diundang oleh pemilik makanan dan sunat bagi pemilik makanan memberi izin pengikut itu. Hadits tentang Bab Minuman (Shohih Muslim) (14126).

[img] Text
Apa_yang_mesti_dilakukan_orang_yang_tidak_diundang_oleh_pemilik_makanan_dan_sunat_bagi_pemilik_makanan_memberi_izin_pengikut_itu.doc - Published Version

Download (42kB)

Abstract

Hadis riwayat Abu Masud Al-Anshari ra., ia berkata: Ada seorang lelaki Ansar bernama Abu Syuaib, yang mempunyai pembantu penjual daging. Pada suatu hari ia melihat Rasulullah saw. tampak lapar. Maka ia berkata kepada pembantunya: Buatkanlah makanan untuk lima orang karena aku ingin mengundang Nabi saw. sebagai orang kelima dari lima orang tersebut. Si pembantu itu melaksanakan perintah itu. Kemudian ia datang kepada Nabi saw. untuk mengundang beliau sebagai salah satu dari lima orang (yang diundang lima orang termasuk Nabi saw.). Tetapi ternyata ada seorang lagi yang ikut. Ketika sampai di depan pintu, Rasulullah saw. bersabda: Orang ini ikut kami, jadi terserah kepadamu apakah engkau memberinya izin ataukah ia harus kembali. Abu Syuaib menjawab: Tidak apa wahai Rasulullah! Aku izinkan dia. (Shahih Muslim No.3797)

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Hadits
Divisions: Others
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 22 Mar 2012 14:39
Last Modified: 22 Mar 2012 14:39
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1051

Actions (login required)

View Item View Item