PERBANDINGAN LEVEL BEKATUL DAN DEDAK TERHADAP KECERNAAN LEMAK KASAR, KALSIUM (Ca) DAN FOSFOR (P) MELALUI METODE KANULASI PADA ITIK MOJOSARI JANTAN

PARAMITA, BARLIAN (2007) PERBANDINGAN LEVEL BEKATUL DAN DEDAK TERHADAP KECERNAAN LEMAK KASAR, KALSIUM (Ca) DAN FOSFOR (P) MELALUI METODE KANULASI PADA ITIK MOJOSARI JANTAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERBANDINGAN_LEVEL_BEKATUL_DAN_DEDAKTERHADAP_KECERNAAN_LEMAK_KASAR.pdf

Download (69kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratoriun Nutrisi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan Juli – Agustus 2006. Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan level bekatul dan dedak terhadap kecernaan lemak kasar, kalsium (Ca) dan fosfor (P) melalui metode kanulasi pada itik Mojosari jantan dan untuk mengetahui perbandingan level bekatul dan dedak terhadap kecernaan lemak kasar, kalsium (Ca) dan fosfor (P) yang menghasilkan kecernaan tertinggi. Metode yang digunakan adalah Cross Over Design (COD). Perlakuan yang diberikan adalah pemberian bekatul dan dedak yang terdiri dari 5 perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 2 ekor itik dan diulang sebanyak 5 kali. Setiap perlakuan membutuhkan waktu 3 hari dengan ketentuan, 2 hari untuk perlakuan dan 1 hari untuk istirahat (pakan normal). Jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bekatul dan dedak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kecernaan lemak kasar sedangkan pada kecernaan kalsium dan fosfor memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01). Perbandingan level bekatul 100% dan dedak 0% merupakan level terbaik yang menghasilkan kecernaan tertinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi level penggunaan bekatul dan semakin rendah level penggunaan dedak, maka kecernaan yang dihasilkan semakin tinggi. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah sebaiknya penggunaan bekatul dan dedak difermentasikan terlebih dahulu sebelum penggunaan dalam ransum agar dapat menekan atau memperkecil daya ikat asam fitat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Animal Scince
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 28 Jun 2012 04:19
Last Modified: 28 Jun 2012 04:19
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10045

Actions (login required)

View Item View Item