Pengembangan Microbial Fungicide Remediation Agent dari Lahan Tanaman Kentang untuk Menghambat Serangan Jamur Patogen Phytophthora infestans dan Mengurangi Residu Fungisida Kimia

Islami, Zellin Maylinda Rizki and Maftuchah, Maftuchah and Septia, Erfan Dani (2022) Pengembangan Microbial Fungicide Remediation Agent dari Lahan Tanaman Kentang untuk Menghambat Serangan Jamur Patogen Phytophthora infestans dan Mengurangi Residu Fungisida Kimia. In: Prosiding Seminar Nasional Bioteknologi VII Universitas Gadajah Mada "Bioteknologi untuk Mitigasi Perubahan Iklim dan Pemanasan Global". VII ed. Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pp. 105-126.

[thumbnail of Islami Maftuchah Septia - Tanaman kentang Jamur rizosfer Phytophthora infestans Bioremediasi fungisida Bioprotect tanaman.pdf]
Preview
Text
Islami Maftuchah Septia - Tanaman kentang Jamur rizosfer Phytophthora infestans Bioremediasi fungisida Bioprotect tanaman.pdf

Download (8MB) | Preview
[thumbnail of Similarity - Islami Maftuchah Septia - Tanaman kentang Jamur rizosfer Phytophthora infestans Bioremediasi fungisida Bioprotect tanaman.pdf]
Preview
Text
Similarity - Islami Maftuchah Septia - Tanaman kentang Jamur rizosfer Phytophthora infestans Bioremediasi fungisida Bioprotect tanaman.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Tanaman kentang menjadi komoditas utama di Indonesia yang memiliki tingkat permintaan pasar cukup tinggi. Terdapat beberapa permasalahan dalam produksi umbi kentang, antara lain; tingkat serangan jamur patogen Phytophthora infestans dan intensitas aplikasi fungisida berlebihan yang meninggalkan residu kimia. Oleh karena itu, pengembangan microbial fungicide remediation agent dapat menjadi alternatif sebagai bioprotect tanaman dan agen bioremediator. Tujuan penelitian ialah mengetahui keanekaragaman serta potensi dari mikroba dari lahan tanaman kentang sebagai microbial fungicide remediation agent. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Pusat Pengembangan Bioteknologi Universitas Muhammadiyah Malang dengan beberapa tahapan, yaitu eksplorasi jamur dari lahan tanaman kentang, identifikasi jamur, pengujian hipovirulen, pengujian postulat Koch, pengujian daya hambat, serta pengujian bioremediasi. Hasil eksplorasi menunjukkan terdapat beberapa jamur yang dapat resisten terhadap fungisida bahan aktif mankozeb dan dimetomorf. Total koloni jamur yang didapatkan pada eksplorasi tanah kentang sebanyak 247 koloni yang selanjutnya diseleksi menjadi 18 isolat jamur. Hasil hipovirulen menunjukkan 11% jamur yang hipovirulen terhadap kedua bahan tanam (subkultur kentang dan benih timun). Terdapat 92% isolat jamur yang dapat menghambat pertumbuhan jamur patogen Phytophthora infestans pada pengujian daya hambat. Hasil analisis korelasi terhadap data berat kering jamur pada 3 jenis media menunjukkan angka 0,83 (fungisida sistemik) dan 0,80 (fungisida kontak) yang termasuk kategori sangat kuat.

Item Type: Book Section / Proceedings
Keywords: Tanaman kentang; jamur rizosfer; Phytophthora infestans; bioremediasi fungisida; bioprotect tanaman
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Science > Department of Agrotechnology (54211)
Depositing User: erfandani Erfan Dani Septia, SP., MP
Date Deposited: 06 Mar 2025 05:56
Last Modified: 06 Mar 2025 05:56
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8106

Actions (login required)

View Item
View Item