POLA KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MEMELIHARA SIBLING RELATIONSHIP PASCA MENINGGALNYA ORANG TUA KANDUNG

Maulidya, Nadia Hasna (2026) POLA KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MEMELIHARA SIBLING RELATIONSHIP PASCA MENINGGALNYA ORANG TUA KANDUNG. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1.pdf]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (218kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2.pdf]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (333kB) | Preview
[thumbnail of BAB 3 .pdf] Text
BAB 3 .pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (571kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB) | Request a copy

Abstract

Kematian orang tua kandung merupakan peristiwa krisis yang memengaruhi dinamika komunikasi dan hubungan antar saudara kandung. Perbedaan cara berduka serta perubahan peran keluarga menjadikan pola komunikasi keluarga sebagai faktor penting dalam membangun sibling relationship pasca kehilangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi keluarga dalam membentuk hubungan antar saudara kandung setelah meninggalnya orang tua kandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-interpretatif. Informan dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria berusia minimal 20 tahun, memiliki saudara kandung, orang tua kandung telah meninggal, serta telah menikah dan tinggal terpisah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasca meninggalnya orang tua, keluarga membentuk pola komunikasi konsensual, pluralistik, dan protektif. Pola komunikasi dengan orientasi percakapan tinggi (konsensual dan pluralistik) mendorong keterbukaan, empati, dan dukungan emosional antar saudara, sehingga memperkuat kualitas sibling relationship. Sebaliknya, pola komunikasi protektif yang didominasi orientasi konformitas cenderung membatasi ekspresi emosi dan berpotensi memunculkan konflik laten. Penelitian ini menegaskan bahwa pola komunikasi keluarga berperan menentukan kualitas dan keberlanjutan hubungan antar saudara kandung pasca kehilangan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Student ID: 202010040311426
Keywords: pola komunikasi keluarga, sibling relationship, komunikasi interpersonal, kedukaan
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: 202010040311426 nadiahasna09gmailcom
Date Deposited: 23 Jul 2026 07:32
Last Modified: 23 Jul 2026 07:32
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32527

Actions (login required)

View Item
View Item