Mohammad Syaiful Arif, Syaiful Arif (2026) PEMBERITAAN ISU DINASTI POLITIK KELUARGA PRESIDEN JOKOWI (ANALISIS FRAMING PADA MEDIA ONLINE MAINSTREAM DETIK.COM DAN KOMPAS.COM PERIODE OKTOBER 2023). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (2MB) | Preview
BAB I.pdf
Download (335kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (375kB) | Preview
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (314kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (219kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya isu dinasti politik terkait pencalonan Gibran sebagai calon wakil presiden yang memunculkan pro dan kontra di masyarakat. Fenomena dinasti politik dipandang sebagian pihak sebagai ancaman terhadap demokrasi, meskipun tidak secara eksplisit dilarang secara hukum. Dalam konteks ini, media massa memiliki peran penting tidak hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dalam membentuk opini publik melalui cara pemberitaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media online Kompas.com dan Detik.com membingkai isu dinasti politik, serta membandingkan perbedaan perspektif di antara keduanya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis framing model Entman, yang meliputi define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Objek penelitian berupa teks berita dari Kompas.com dan Detik.com pada periode Oktober 2023, masing-masing sebanyak lima berita. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan observasi, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan framing antara kedua media. Kompas.com cenderung membingkai isu dinasti politik sebagai ancaman terhadap demokrasi dengan pendekatan yang lebih kritis dan normatif. Sementara itu, Detik.com menampilkan framing yang lebih beragam dan seimbang dengan menempatkan isu tersebut sebagai bagian dari dinamika politik yang wajar dalam sistem demokrasi. Perbedaan ini dipengaruhi oleh ideologi, karakter media, serta strategi pemberitaan masing-masing dalam mengonstruksi realitas. Kesimpulannya, framing media terhadap isu yang sama dapat menghasilkan perspektif yang berbeda di masyarakat, sehingga penting bagi pembaca untuk memahami bahwa berita tidak sepenuhnya netral, melainkan merupakan hasil konstruksi media.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 201910040311249 |
| Keywords: | framing media, dinasti politik, Kompas.com, Detik.com, analisis Entman |
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201) |
| Depositing User: | 201910040311249 mohammadsyaifularif |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 04:38 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 04:38 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31769 |
