ANALISIS YURIDIS SOSIOLOGIS MAIN HAKIM SENDIRI DI DESA LARANGAN BADUNG, KABUPATEN PAMEKASAN DALAM TINJAUAN PERAN KEPOLISIAN, TOKOH MASYARAKAT, DAN KESADARAN HUKUM

Rhamadani, Irham (2026) ANALISIS YURIDIS SOSIOLOGIS MAIN HAKIM SENDIRI DI DESA LARANGAN BADUNG, KABUPATEN PAMEKASAN DALAM TINJAUAN PERAN KEPOLISIAN, TOKOH MASYARAKAT, DAN KESADARAN HUKUM. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (788kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1.pdf]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (258kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2.pdf]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (319kB) | Preview
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (79kB) | Request a copy
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis sosiologis praktik main hakim sendiri (eigenrichting) yang terjadi di Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, dengan menitikberatkan pada bentuk tindakan yang dilakukan masyarakat serta peran kepolisian dan tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris (socio-legal) dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi guna menggambarkan hukum sebagaimana bekerja dalam masyarakat (law in action). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan eigenrichting di Desa Larangan Badung dipengaruhi oleh rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum, lemahnya kesadaran hukum, serta kondisi emosional masyarakat ketika pelaku pencurian tertangkap tangan. Selain itu, peran Polres Pamekasan dan tokoh masyarakat telah dilakukan melalui pendekatan preventif, persuasif, dan edukatif, termasuk penerapan prinsip keadilan restoratif, namun belum sepenuhnya optimal dalam menekan praktik main hakim sendiri. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat melalui peningkatan sosialisasi hukum dan penegakan hukum yang adil dan responsif guna mencegah terulangnya tindakan eigenrichting serta menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Student ID: 202110110311419
Keywords: Main Hakim Sendiri (Eigenrichting), Kesadaran Hukum, Penegakan Hukum, Keadilan Restoratif, Masyarakat Desa
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: 202110110311419 irhamramadhani097gmailcom
Date Deposited: 29 Apr 2026 05:33
Last Modified: 29 Apr 2026 05:33
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29381

Actions (login required)

View Item
View Item