ardivo, krisco (2026) HUBUNGAN RELIGIOUS COPING DENGAN ANXIETY PADA LANSIA. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
pendahuluan.pdf
Download (1MB) | Preview
bab 1.pdf
Download (294kB) | Preview
bab2.pdf
Download (302kB) | Preview
bab 3.pdf
Download (212kB) | Preview
bab4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (328kB) | Request a copy
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (292kB) | Request a copy
bab6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (217kB) | Request a copy
bab7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (196kB) | Request a copy
lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (912kB) | Request a copy
Abstract
Latar belakang: Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas yang mengalami berbagai perubahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual, yang berpotensi menimbulkan kecemasan. Religious coping merupakan strategi koping yang menggunakan cara-cara keagamaan untuk menghadapi stres dan masalah, yang terbagi menjadi koping religius positif dan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religious coping dengan tingkat kecemasan pada lansia di Kota Malang.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah lansia berusia 60 tahun ke atas yang tinggal di Kota Malang. Sampel sebanyak 102 responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan Adalah The Brief RCOPE dan Geriatric Anxiety Inventory (GAI). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki tingkat religious coping dalam kategori sedang (frekuensi san %), dan tingkat kecemasan mayoritas berada pada kategori sedang (frekuensi san %). Hasil uji korelasi Spearman Rank tidak menunjukkan hubungan yang signifikan antara religious coping dengan tingkat kecemasan pada lansia (p > 0,05).
Kesimpulan:Penggunaan religious coping oleh responden tidak secara langsung berpengaruh atau berkorelasi kuat dengan tingkat kecemasan yang dialami. Temuan ini dapat mengindikasikan bahwa faktor lain di luar religious coping mungkin lebih berperan dalam menentukan tingkat kecemasan, atau bahwa coping religius yang digunakan belum cukup efektif untuk menurunkan kecemasan secara signifikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202210420311004 |
| Keywords: | Kata Kunci : religious coping, kecemasan, lansia, koping religius, anxiety, keperawatan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Health Science > Department of Nursing (14201) |
| Depositing User: | 202210420311004 temonfinogmailcom |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 09:36 |
| Last Modified: | 14 Feb 2026 02:20 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27724 |
