Negosiasi Komunikasi Pada Tradisi Pernikahan Suku Samawa (Studi Etnografi Pada Masyarakat Desa Poto di Kabupaten Sumbawa)

Fikri, Fikri (2026) Negosiasi Komunikasi Pada Tradisi Pernikahan Suku Samawa (Studi Etnografi Pada Masyarakat Desa Poto di Kabupaten Sumbawa). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of pendahuluan.pdf]
Preview
Text
pendahuluan.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of bab 1.pdf]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (533kB) | Preview
[thumbnail of bab 2.pdf]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (703kB) | Request a copy
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of bab 5.pdf] Text
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of bab 6.pdf] Text
bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (180kB) | Request a copy
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya tradisi pernikahan Suku Samawa sebagai ruang
komunikasi budaya yang memadukan adat, nilai religius, serta struktur sosial masyarakat. Kajian pustaka memanfaatkan teori Etnografi Komunikasi Dell Hymes-melalui model SPEAKING—untuk memahami konteks, pola tutur, dan simbol komunikasi, serta Teori Tindakan Komunikatif Jürgen Habermas untuk menjelaskan proses pencapaian kesepahaman dalam negosiasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe etnografi, melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi sebagai metode penggalian data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa negosiasi komunikasi pada tradisi pernikahan Samawa berlangsung dalam beberapa tahap utama, seperti Bajajak, Bakatoan, Basaputis, dan Badaq. Setiap tahap melibatkan aktor-aktor penting: keluarga mempelai, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat. Proses negosiasi dilaksanakan secara musyawarah dengan mematuhi norma kesopanan dan hierarki sosial, menggunakan bahasa Samawa serta simbol adat. Hasil penelitian menegaskan bahwa negosiasi bukan hanya mekanisme penyepakatan teknis, tetapi juga sarana memperkuat kohesi sosial, menjaga harmoni, serta mereproduksi nilai budaya dan religius masyarakat Samawa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi dalam tradisi pernikahan Samawa merupakan praktik budaya yang dinamis dan adaptif
terhadap perkembangan zaman

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Student ID: 202110040311537
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > CS Genealogy
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: 202110040311537 fikriubdeh53
Date Deposited: 03 Feb 2026 08:39
Last Modified: 03 Feb 2026 09:46
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27056

Actions (login required)

View Item
View Item