Mayu, Abi (2025) KEADILAN RESTORATIF SEBAGAI SOLUSI SENGKETA MEDIS ( DUGAAN KELALAIAN PENANGANAN GAWAT DARURAT PADA PASIEN RIAN DI RSUD BATAN SELATAN). Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
TESIS.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Tesis ini mengimplementasikan penerapan keadilan restoratif sebagai solusi alternatif dalam mengatasi sengketa medis dengan fokus pada studi kasus dugaan kelalaian penanganan pasien gawat darurat bernama Rian di RSUD Batan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisa secara mendalam peran yang dimainkan oleh RSUD Batan Selatan dalam menyelesaikan sengketa medis yang muncul akibat dugaan kelalaian tersebut, dan (2) mengevaluasi apakah penerapan prinsip-prinsip keadilan restoratif dalam kasus ini telah sesuai dengan ketentuan yang diamanatkan oleh UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yang menganalisa mendalam terhadap praktik dan dampaknya di lapangan. Pendekatan studi kasus digunakan untuk memahami secara komprehensif konteks dan dinamika sengketa medis yang terjadi. Data dikumpulkan melalui serangkaian wawancara dengan pihak-pihak yang bersangkutan termasuk keluarga pasien, tenaga medis, dan pihak manajemen rumah sakit. Selain itu, dilakukan kajian terhadap dokumen-dokumen hukum yang relevan, seperti peraturan perUUan, rekam medis, dan catatan mediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses mediasi yang difasilitasi oleh pemerintah daerah dalam hal ini PJ Bupati Batan Selatan berhasil mencapai kesepakatan damai antara keluarga korban dan pihak rumah sakit. Kesepakatan ini mencerminkan upaya untuk memulihkan hubungan dan memperbaiki kerugian yang dialami oleh keluarga korban. Namun, penelitian ini juga melihat adanya beberapa kekurangan dalam proses mediasi terutama kurangnya keterlibatan pihak independen seperti Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI). Keterlibatan MKDKI dianggap penting untuk memastikan objektivitas dan kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa medis.
Tesis ini menyimpulkan bahwa keadilan restoratif memiliki potensi sebagai alternatif penyelesaian sengketa medis yang efektif dan bermartabat. Pendekatan ini memungkinkan para pihak untuk berdialog, mencari solusi bersama, dan memulihkan hubungan sengketa. Meskipun demikian, tesis ini juga menekankan diperlukan adanya proses mediasi untuk memastikan keadilan dan kepastian hukum untuk semua pihak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan peran MKDKI dalam penyelesaian sengketa medis serta memperbaiki sistem pelayanan kesehatan guna mencegah kasus sama di masa mendatang. Selain itu, tesis ini juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan komunikasi yang efektif antara rumah sakit dan pasien untuk membangun kepercayaan dan mencegah terjadinya sengketa medis.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Student ID: | 202310380211006 |
| Keywords: | Keadilan Restoratif, Sengketa Medis, Kelalaian Medis, Mediasi, MKDKI, UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, RSUD Batan Selatan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Directorate of Postgraduate Programs > Master of Law (74101) |
| Depositing User: | 202310380211006 abimayu |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 03:03 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 05:38 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24583 |
