EFIKASI VAKSIN Aeromonas hydrophila TERHADAP IMUNITAS IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) DENGAN METODE INFILTRASI HIPEROSMOTIK

Zubaidah, Anis and Sari, Yussandra Khartika and Hastuti, Sri Dwi and Handajani, Hany (2024) EFIKASI VAKSIN Aeromonas hydrophila TERHADAP IMUNITAS IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) DENGAN METODE INFILTRASI HIPEROSMOTIK. Jurnal Riset Akuakultur, 19 (1). pp. 31-44. ISSN 1907-6754 ; 2502-6534

[thumbnail of Zubaidah Sari Hastuti Handajani _  immersion osmoregulation salinity vaccination.pdf]
Preview
Text
Zubaidah Sari Hastuti Handajani _ immersion osmoregulation salinity vaccination.pdf

Download (445kB) | Preview
[thumbnail of Similarity _ Zubaidah Sari Hastuti Handajani _  immersion osmoregulation salinity vaccination.pdf]
Preview
Text
Similarity _ Zubaidah Sari Hastuti Handajani _ immersion osmoregulation salinity vaccination.pdf

Download (994kB) | Preview

Abstract

Kendala yang sering dialami pembudidaya ikan lele salah satunya yaitu serangan
motile Aeromonas septicemia (MAS). Vaksinasi melalui perendaman merupakan cara
yang efektif untuk meningkatkan sistem imun pada tubuh ikan lele, namun kurang
memberikan hasil yang optimal sehingga perlu adanya penambahan metode infiltrasi
hiperosmotik untuk memaksimalkan penyerapan vaksin. Penelitian ini bertujuan
untuk menentukan kisaran salinitas yang baik dalam memaksimalkan penyerapan
vaksin Aeromonas hydrophila pada ikan lele. Penelitian ini menggunakan metode
eksperimental rancangan acak lengkap dengan lima taraf perlakuan dan tiga kali
ulangan, antara lain kontrol negatif (Kn), kontrol positif (Kp), perendaman salinitas
3 ppt (P1), perendaman salinitas 6 ppt (P2), dan perendaman salinitas 9 ppt (P3) pada
ikan lele berukuran 12-15 cm. Parameter yang diamati antara lain titer antibodi,
relative percent survival, survival rate (SR), total eritrosit, total leukosit, kualitas
air, dan gejala klinis. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertinggi yaitu pada P2 (6
ppt) dengan nilai titer antibodi sebesar 8,0 ± 0,0, relative percent survival 100%,
survival rate 100%, dan total eritrosit 2,80 x 106 sel mm-3, namun total leukosit pada
P2 (6 ppt) menunjukkan nilai terendah karena leukosit melawan serangan patogen
sehingga jumlah sel menurun. Disimpulkan bahwa perendaman dalam salinitas 6
ppt merupakan salinitas terbaik pada ikan lele dan berbeda nyata (P<0,05) dengan
perlakuan lainnya karena proses penyerapan vaksin terjadi secara maksimal sehingga
dapat meningkatkan sistem imun ikan lele.

Item Type: Article
Keywords: immersion osmoregulation salinity vaccination
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Science > Department of Aquaculture (54250)
Depositing User: handajani Hany Handajani, S.Pi. M.Si
Date Deposited: 01 Oct 2025 03:24
Last Modified: 01 Oct 2025 03:41
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/23779

Actions (login required)

View Item
View Item