Sukardi, Sukardi (2025) POTENSI DAUN DAN BUAH KITOLOD (Isotoma longiflora (L) Presl) SEBAGAI SUMBER TERPENOID DAN FLAVONOID UNTUK ANTIOKSIDAN, ANTIDIABETES. Doctoral thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
Disertasi (6).pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
Terpenoid dan flavonoid merupakan antioksidan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dari pengaruh radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif. Tujuan Penelitian: 1). Ekstraksi simplisia daun dan buah kitolod dengan pelarut heksan untuk mendapatkan terpenoid yang bersifat non polar dan analisis senyawa bioaktif dan nilai IC 50 terhadap aktivitas antioksidan, anti-diabetes secara in-vitro. 2). Ekstraksi dengan etil asetat untuk mendapatkan senyawa semi-polar dari terpenoid dan flavonoid yang memiliki aktivtas antioksidan dan antidiabeetes. 3). Ekstraksi simpliasia daun dan buah Kitolod dengan etanol untuk mendapatkan flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan anti-diabetes secara in-vitro. Penelitian dilakukan tiga tahap yaitu: Tahap I. Skrining senyawa flavonoid, terpenoid, saponin, alkaloid dan terpenoid pada daun dan buah kitolod. Ekstraksi simplisia daun dan buah Kitolod dengan n-Heksan , identifikasi senyawa bioaktif yang terkandung dalam ekstrak heksan dengan LCMS, menentukan nilai IC 50 antioksidan dan antidiabetes secara in-vitro. Tahap II. Ekstraksi ampas simplisia daun dan buah setelah dilakukan ekstraksi dengan n-heksan dengan etil asetat untuk mendapatkan senyawa semi-polar yang mempunyai aktivitas biolois. Tahap III. Ekstraksi ampas dari tahap II dengan etanol untuk mendapatkan senyawa flavonoid yang bersifat polar. Fraksinasi ekstrak etanol dengan kolom kromatografi untuk mendapatkan fraksi flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan, antidiabetes. Data kuantitatif yang telah diperoleh diolah dengan ANOVA dan dilanjutkan uji BNT (α = 0,05). Hasil Penelitian Tahap 1. Skrining simplisia daun dan buah Kitolod menunjukkan adanya senyawa terpenoid dan flavonoid. Ekstrak n-heksan mengandung terpenoid (Sabinene, Camphene, Myrcene, Thymol, Nojigiku alcohol, 5 Ethylidene 5,6 dihydro 3,6,6 trimethyl two pyranone, Capilin, Β-Caryophyllene, Β-Farnesene, Germacrene D, cis Spiroketalenolether polyyne, α-Cardinol, Nerolidol, Kikkanol B, Chrysandiol, Clovane 2 β, 9 α diol, Santamarina, Kikkanol C, Kikkanol A, Kikkanol D, Chrysartemin A, Chrysartemin B, Arteglasin A, β Cyclopyrethrosin). Tahap II. Ekstrak etil asetat mengandung dua senyawa bioaktif dominan yaitu terpenoid dan flavonoid. Flavonoid dominan yaitu Kaempferol, Quercetin, Apigenin-7-O-glucoside dan Luteolin-7-glucoside. Tahap III. Ekstrak etanol daun mengandung senyawa dominan Apigenin, Quercetin, dan dari buah Kitolod diperoleh flavonoid dominan: Apegenin, Loteulin, Quercetin, Orientrin, Kaempferol. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun memiliki IC 50 80,66± 0,57 (µg/ml) lebih kuat dibanding standar positif quersetin dengan IC 50 111.93± 0.67. Ekstrak heksan dan etil asetat daun dan buah Kitolod memiliki peran sebagai antioksidan dan antidiabetes yang sangat kuat. Penghambatan enzim α-amilase pada tingkatan tinggi yaitu menghambat pemecahan ikatan α-1,4-glikosidik pada pati dan polisakarida untuk mengubah menjadi oligosakarida dan gula sederhana seperti maltosa dan glukosa dan aktivitas penghambatan α-glukosidase pada tingkatan sedang yaitu menghambat pemecahan karbohidrat kompleks menjadi gula sederhana dalam percernaan.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Student ID: | 202210580111001 |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Directorate of Postgraduate Programs > Doctor of Agricultural Science (54001) |
| Depositing User: | zawawi Moh. Zawawi, A.Md |
| Date Deposited: | 09 Aug 2025 10:03 |
| Last Modified: | 09 Aug 2025 10:03 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/22048 |
