Falah, Muhammad Fajrul and Sukorini, Henik and Septia, Erfan Dani and Roeswitawati, Dyah and Fahmi, Ilmam Zul (2024) Test of Entomopathogenic Fungus Metarhizium rileyi on Mortality of Main Pets of Cabbage (Brassica oleracea var capitata). Journal of Global Sustainable Agriculture, 5 (1). pp. 84-92. ISSN 27753522 ; 27753514
Falah Sukorini Septia Roeswitawati Fahmi - hama kubis agen hayati.pdf
Download (338kB) | Preview
Similarity - Falah Sukorini Septia Roeswitawati Fahmi - hama kubis agen hayati.pdf
Download (844kB) | Preview
Abstract
Produksi kubis tahun 2022 di berbagai daerah di Indonesia mengalami penurunan, penurunan terbesar di daerah Sumatera Barat hingga mencapai 11.005 ton. Kondisi ini disebabkan berkurangnya lahan pertanian produktif dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang makin intensif. Ulat daun kubis (Plutella xylostella) dan ulat krop (Crocidolomia binotalis) adalah hama utama pada tanaman kubis yang terus menjadi faktor utama dalam berkurangnya produksi kubis. Serangan Plutella xylostella dan Crocidolomia binotalis jika tidak diatasi dapat menurunkan hasil produksi kubis sampai 100 %. Sementara saat ini penanganan hama utama tanaman kubis masih menggunakan insektisida yang sangat berlebih, baik dosis, maupun jeda waktu penyemprotannya, hal ini menimbulkan negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Pengendalian Hama Terpadu (PHT) perlu dilakukan, salahsatunya dengan jamur entomopatogen. Metarizhium rileyi adalah jenis jamur entomopatogen pengendali hayati hama yang efisien dan efektif mengatasi beberapa jenis hama tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas jamur entomopatogen Metarhizium rileyi terhadap hama utama pada tanaman kubis di lahan percobaan Rusunawa UMM. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana yang terdiri dari 2 perlakuan kontrol serta 3 perlakuan pemberian agen hayati dengan berbagai kerapatan. Kerapatan yang digunakan dalam perlakuan yaitu 104 konidium/ml, 106 konidium/ml dan 108 konidium/ml. Masing-masing perlakuan diinfestasikan hama 4 larva ulat krop dan 4 larva ulat daun kubis. Hasil tingkat kerapatan konidia 108/ml pada jamur Metarizhium rileyi menghasilkan persentase mortalitas tertinggi larva Plutella xylostella sebesar 100% dan larva Crocidolomia binotalis sebesar 90% serta memperoleh waktu tercepat untuk membunuh 50% larva uji (LT50) kisaran 2,193 hari LT50 Plutella xylostella dan 3,644 hari LT50 Crocidolomia binotalis
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Keywords: | hama kubis agen hayati |
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Faculty of Agriculture and Animal Science > Department of Agrotechnology (54211) |
| Depositing User: | henik Ir. Henik Sukorini, MP |
| Date Deposited: | 12 Aug 2025 04:56 |
| Last Modified: | 12 Aug 2025 05:05 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/21891 |
