EVALUASI KEBERHASILAN PENANAMAN TANAMAN BALSA (Ochroma pyramidale (Cav. Ex Lam.)Urb.) SEBAGAI TANAMAN REHABILITASI HUTAN RAKYAT DI CABANG DINAS KEHUTANAN WILAYAH MALANG

Pambudi, Galuh Priyo (2025) EVALUASI KEBERHASILAN PENANAMAN TANAMAN BALSA (Ochroma pyramidale (Cav. Ex Lam.)Urb.) SEBAGAI TANAMAN REHABILITASI HUTAN RAKYAT DI CABANG DINAS KEHUTANAN WILAYAH MALANG. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Rehabilitasi hutan rakyat merupakan upaya untuk memulihkan fungsi hutan pada lahan milik masyarakat yang mengalami kerusakan, melalui kegiatan penanaman pohon guna menjaga ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan penanaman pohon balsa (Ochroma pyramidale) sebagai tanaman rehabilitasi di hutan rakyat binaan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Malang. Lokasi penelitian mencakup dua desa, yaitu Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, masing-masing dengan luas lahan 10 hektar. Tujuan penelitian meliputi: (1) menganalisis perbedaan pertumbuhan pohon balsa di dua lokasi penelitian, (2) mengkaji persentase keberhasilan penanaman pohon balsa, dan (3) menganalisis ketersediaan unsur hara tanah (N, P, dan K) pada masing-masing tapak. Metode yang digunakan meliputi pengukuran pertumbuhan tanaman balsa (tinggi, diameter, jumlah daun, dan volume), analisis unsur hara tanah di laboratorium, serta perhitungan persentase tumbuh tanaman. Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober 2022 hingga Januari 2023. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pertumbuhan yang signifikan antara kedua lokasi. Sampel terbaik di Desa Pandesari (M2) menunjukkan rata-rata tinggi tanaman 7,63 m, diameter batang 8,45 cm, volume pohon 2,78 m³, dan jumlah daun sebanyak 57 helai. Sebaliknya, sampel terendah di Desa Sidomulyo (B4) menunjukkan tinggi tanaman 4,23 m, diameter batang 4,22 cm, volume 0,38 m³, dan jumlah daun 20 helai. Analisis tanah menunjukkan bahwa kandungan unsur hara N, P, dan K di Desa Pandesari lebih tinggi dibandingkan Desa Sidomulyo. Persentase tumbuh tanaman balsa mencapai 79% di Desa Pandesari dan 75% di Desa Sidomulyo yang memenuhi kriteria keberhasilan minimal berdasarkan Permen LHK No. P.105/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018. Kesimpulannya penanaman pohon balsa di kedua lokasi dinyatakan berhasil, terutama di Desa Pandesari yang menunjukkan pertumbuhan dan kondisi tapak yang lebih optimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Student ID: 201810320311078
Keywords: Rehabilitasi, hutan rakyat, balsa
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Science > Department of Forestry (54251)
Depositing User: 201810320311078 galuhpriyopambudi
Date Deposited: 15 Jul 2025 01:20
Last Modified: 15 Jul 2025 01:20
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19544

Actions (login required)

View Item
View Item