STATUS PUTUSAN ARBITRASE INTERNASIONAL YANG TIDAK MEMILIKI KEKUATAN HUKUM EKSEKUTORIAL

FAIZIN, MOH (2023) STATUS PUTUSAN ARBITRASE INTERNASIONAL YANG TIDAK MEMILIKI KEKUATAN HUKUM EKSEKUTORIAL. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of TESIS.pdf]
Preview
Text
TESIS.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Eksekusi putusan Arbitrase Internasional sering kali mengalami hambatan dalam penerapannya diakibatkan adanya benturan dengan hukum nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terkait dengan status putusan arbitrase internasional yang tidak memiliki kekuatan hukum eksekutorial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan yuridis normatif dengan pendekatan statute approach, konseptual approach serta case approach. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa tidak dapat dijalankannya eksekusi putusan arbitrase internasional yang mempunyai kekuatan hukum mengikat di Indonesia adalah dikarenakan beberapa faktor yaitu adanya ketidakpastian hukum terkait dengan eksekusi putusan arbitrase internasional di Indonesia, baik dalam pengaturan hukumnya yang masih multi tafsir, hingga pelaksanaannya (masih adanya putusan hakim yang tidak sesuai dengan hukum positif yang ada). Kemudian terkait dengan status putusan arbitrase internasional yang tidak memiliki kekuatan hukum eksekutorial/ non-ekseutorial masih SAH serta mengikat bagi para pihak dalam putusan arbitrase internasional tersebut sepanjang tidak memenuhi unsur-unsur yang dapat membatalkan putusan arbitrase internasional yaitu adanya dokumen yang palsu yang dijadikan sebagai bukti, adanya dukumen yang bersifat menentukan yang disembunyikan yang mempengaruhi putusan, serta adanya tipu muslihat yang dilakukan salah satu pihak dalam pemeriksaan sengketa di mana terkait dengan kewenangan dari pembatalan putusan arbitrase internasional adalah pengadilan arbitrase yang menangani sengketa tersebut diajukan atau pengadilan negeri bilamana putusan arbitrase tersebut sudah terdaftar dan sudah memperoleh eksekutorial. Terkait dengan pembatalan putusan arbitrase internasional oleh negara pelaksana putusan arbitrase internasional sendiri sejatinya bertentangan dengan prinsip final and binding dan asas lek arbitri yang mana menyebabkan adanya konflik hukum antara asas dengan norma.

Item Type: Thesis (Masters)
Student ID: 202110380211017
Keywords: Putusan Arbitrase Internasional, Non-Eksekutorial, Ketidakpastian Hukum.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Directorate of Postgraduate Programs > Master of Law (74101)
Depositing User: zawawi Moh. Zawawi, A.Md
Date Deposited: 20 May 2025 14:53
Last Modified: 21 May 2025 06:49
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/17951

Actions (login required)

View Item
View Item