Muslimah, Akifah Maisun Fadiyah (2025) Pengaruh Myofascial Release Terhadap Peningkatan ROM Leher Penderita Myofascial Pain Syndrome pada Penjahit Konveksi di Kelurahan Bandulan. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN.pdf - Draft Version
Download (1MB) | Preview
BAB I.pdf - Draft Version
Download (149kB) | Preview
BAB II.pdf - Draft Version
Download (332kB) | Preview
BAB III.pdf - Draft Version
Restricted to Registered users only
Download (61kB) | Request a copy
BAB IV.pdf - Draft Version
Restricted to Registered users only
Download (286kB) | Request a copy
BAB V.pdf - Draft Version
Restricted to Registered users only
Download (233kB) | Request a copy
BAB VI.pdf - Draft Version
Restricted to Registered users only
Download (119kB) | Request a copy
BAB VII.pdf - Draft Version
Restricted to Registered users only
Download (23kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf - Draft Version
Restricted to Registered users only
Download (850kB) | Request a copy
Abstract
Abstrak: Latar Belakang: Myofascial Pain Syndrome (MPS) adalah kondisi umum
yang mempengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang melakukan gerakan
berulang atau mempertahankan posisi statis dalam waktu lama, seperti penjahit.
Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri leher dan keterbatasan gerak. Teknik Pelepasan
Miofasial (Myofascial Release Technique/MRT) adalah metode mobilisasi jaringan
lunak yang efektif untuk mengatasi masalah pada struktur miofasial. Permasalahan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi Myofascial Release
terhadap peningkatan rentang gerak (ROM) leher pada individu dengan MPS. Tujuan
Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peningkatan ROM leher
pada penderita Myofascial Pain Syndrome sebelum dan sesudah diberikan Myofascial
Release, serta menganalisis pengaruh pemberian Myofascial Release pada Myofascial
Pain Syndrome. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
desain pra-eksperimental, menerapkan metode satu kelompok pra-pasca uji (one group
pre-post test design). Intervensi Myofascial Release diberikan sebanyak tiga kali
seminggu selama dua minggu. Pengukuran ROM leher dilakukan sebelum dan sesudah
intervensi menggunakan goniometer. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya
peningkatan ROM leher setelah diberikan intervensi Myofascial Release pada penjahit
konveksi di Kelurahan Bandulan. Uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh
pemberian manual terapi berupa myofascial release terhadap peningkatan ROM leher
pada MPS. Kesimpulan: Intervensi Myofascial Release efektif dalam meningkatkan
ROM leher pada penderita MPS di antara penjahit konveksi di Kelurahan Bandulan.
Penelitian ini memberikan wawasan tentang manfaat Myofascial Release sebagai
intervensi untuk mengatasi keterbatasan gerak leher akibat MPS.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202110490311007 |
| Keywords: | Kata kunci: Myofascial Release, keterbatasan ROM, Myofascial Pain Syndrome, penjahit konveksi, nyeri leher |
| Subjects: | Q Science > QM Human anatomy |
| Divisions: | Faculty of Health Science > Department of Physiotherapy (11202) |
| Depositing User: | 202110490311007 firyalakifah |
| Date Deposited: | 19 May 2025 08:06 |
| Last Modified: | 19 May 2025 08:06 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/17914 |
