ANALISIS PUTUSAN DEWAN KEHORMATAN PENYELENGGARA PEMILU (DKPP) NOMOR 47-PKE-DKPP/III/2024 TENTANG PEMBERHENTIAN ANGGOTA BAWASLU DI PROVINSI PAPUA TENGAH

Yuliandira, Firdha Aulia (2025) ANALISIS PUTUSAN DEWAN KEHORMATAN PENYELENGGARA PEMILU (DKPP) NOMOR 47-PKE-DKPP/III/2024 TENTANG PEMBERHENTIAN ANGGOTA BAWASLU DI PROVINSI PAPUA TENGAH. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (684kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (686kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (514kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV.pdf]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (82kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pelaksanaan demokrasi rakyat melalui pemilihan umum dan pilkada di berbagai daerah saat ini seringkali terjadi permasalahan dalam proses pemilihan Kepala Daerah yakni adanya tindakan kecurangan dalam proses pemilihan suara yang berujung pada munculnya pelanggaran kode etik. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji pertimbangan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam penanganan pelanggaran kode etik Pemilu anggota Bawaslu di Papua Tengah dan putusan DKPP tentang pemberhentian anggota ditinjau dari aspek keadilan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yang dilakukan dengan menganalisa data melalui putusan DKPP, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan menyangkut pemilu. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Peran DKPP dalam penanganan pelanggaran kode etik anggota Bawaslu yakni memanggil penyelenggara pemilu yang diduga melakukan pelanggaran kode etik untuk memberikan penjelasan dan pembelaan, memanggil pelapor, saksi, dan/atau pihak-pihak lain yang terkait untuk dimintai keterangan, termasuk untuk dimintai dokumen atau bukti lain, memberikan sanksi kepada penyelenggara pemilu yang terbukti melanggar kode etik, dan memutus melanggar kode etik. Putusan memulihkan keadilan bagi masyarakat yang dirugikan oleh tindakan penyelenggara pemilu yang melanggar kode etik, tetapi juga memperkuat legitimasi lembaga pemilu di mata publik. DKPP bersama lembaga terkait perlu mengembangkan program pelatihan dan edukasi sehingga diharapkan dapat meningkatkan transparansi dalam setiap proses penegakan kode etik, termasuk penyusunan dan publikasi putusannya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Student ID: 201810110311559
Keywords: Putusan, DKPP, Pemberhentian, Keadilan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: 201810110311559 firdhaulia21
Date Deposited: 19 May 2025 07:14
Last Modified: 19 May 2025 07:14
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/17904

Actions (login required)

View Item
View Item