Ansharullah, Anang (2025) HUBUNGAN RELIGIUS KOPING DENGAN SUBJEKTIF WELL BEING KOMUNITAS NELAYAN DI KABUPATEN SUMENEP KECAMATAN AMBUNTEN TIMUR. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB) | Preview
BAB I.pdf
Download (188kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (222kB) | Preview
BAB III.pdf
Download (174kB) | Preview
BAB IV.pdf
Download (313kB) | Preview
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (269kB) | Request a copy
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (179kB) | Request a copy
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (136kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Hampir semua orang dalam kehidupanya pernah mengalami
gangguan koping relgius, misalnya stres dalam pekerjaan, cemas dalam kehidupan, takut dalam bekerja. Begitupun dengan nelayan di Desa Ambunten Timur dapat dikatakan memiliki subjective well-being yang baik karena nelayan tersebut tetap merasa puas dengan penghasilannya sebagai seorang nelayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan menganalisis hubungan religious coping dengan subjective well-being pada nelayan di Kabupaten Sumenep. Desain peelitian yang digunakan yaitu cros section survey. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 125 responden nelayan di Desa Ambunten Timur Kabupaten sumenep. Kuesioner yang digunakan adalah Kuisioner Reliigious Coping Scale (RCOPE) dan kuesioner Subjective well being menggunakan
Kuisoner Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) dan Satisfaction With Life Scale (SWLS). Analisis data menggunakan Uji Kolerasi Spearman Rank. Tidak ada hubungan yang signifikan antara religius koping dengan kepuasan hidup. Pada uji spearman rank religius koping dengan kepuasan hidup, memiliki nilai signifikan p-value 0.259. Begitu juga dengan hasil corelation antara koping religius dengan keseimbangan afek, didapatkan hasil tidak ada hubungan antara koping religius dengan keseimbangan afek, Dengan nilai p-value 0.410. Faktor lain yang mempengaruhi sebjective well being yaitu kebersyukuran, self efficacy, kontrol diri, dukungan sosial, dan koping ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 201910420311037 |
| Keywords: | Koping religius, Subjective Well-Being, Nelayan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Health Science > Department of Nursing (14201) |
| Depositing User: | 201910420311037 anangansharullah7 |
| Date Deposited: | 14 May 2025 08:25 |
| Last Modified: | 14 May 2025 08:25 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/17758 |
