UMM Institutional Repository

Eksistensi Kemiren Sebagai Desa Adat Suku Osing (Studi di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi

Wisudana, Abdusyukur Eko (2016) Eksistensi Kemiren Sebagai Desa Adat Suku Osing (Studi di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-abdusyukur-45490-1-cover,l-t.pdf

Download (439kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-abdusyukur-45490-2-babi.pdf

Download (942kB) | Preview

Abstract

Keyword : Eksistensi, Desa Adat, Suku Osing ABSTRAK Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk, yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan sub-sub suku bangsa yang hidup dan tinggal di daerah-daerah tertentu di Indonesia. Seperti halnya kabupaten Banyuwangi yang berada di ujung timur pulau jawa. Penduduk Banyuwangi cukup beragam, mayoritas adalah Suku Osing. Tepatnya Kecamatan Glagah khususnya di Desa Kemiren, sangat kental akan adat istiadat dan budaya Suku Osing. Ini yang menjadikan Desa Kemiren di Banyuwangi sendiri terkenal dan kaya akan budaya dan tradisinya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Deskriptif kualitatif merupakan motode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas. Metode kualitatif deskriptif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek dan Informan penelitian ini sebanyak lima orang. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik pusposive, yakni informan dipilih berdasarkan ciri-ciri atau karakter yang telah ditentukan sejak awal sebelum turun ke lapangan. Teknik analisa data yang digunakan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori struktural fungsional Talcott Parsons dengan empat (4) fungsi AGIL, Adaptation, Goal attainment, Integration, Latency. Struktural fungsional relevan dalam pembahasan kelompok sosial atau sistem sosial seperti kelompok, lembaga, organisasi, ataupun suku. Baik di dalam Desa Kemiren maupun masyarakat Osing, tentunya memiliki struktur yang setiap element atau kedudukan di dalamnya memiliki peran dan fungsi masing-masing. Eksistensi Suku Osing dan budayanya masih terjaga dan dan berkembang di Desa Kemiren. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa suku Osing yang berada di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi masih eksis dan terus dilestarikan serta dipertahankan oleh masyarakat Osing di Desa Kemiren. Eksistensi tersebut tentunya dibuktikan dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh masyarakat Osing di kemiren. Upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat Osing Kemiren dalam melestarikan dan mempertahankan eksistensi budaya, adat dan tradisi suku Osing diantaranya, rutin melakukan ritual adat Osing, melestarikan bahasa Osing, mempertahankan karakter dan prinsi Osing, pembenahan dan memperkenalkan budaya Osing serta bekerjasama dengan masyarakat, pemerintah desa dan dinas kebudayaan dan pariwisata Banyuwangi

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Sociology (69201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 27 Oct 2016 09:11
Last Modified: 27 Oct 2016 09:11
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/34140

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : repository@umm.ac.id - Website : https://lib.umm.ac.id - Online Catalog : https://laser.umm.ac.id - Repository : https://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo