UMM Institutional Repository

KEBUTUHAN (NEED) DAN TEKANAN (PRESS) PELAKU PERCOBAAN BUNUH DIRI PADA USIA DEWASA

Anggraini, Fitri Ika Mei (2011) KEBUTUHAN (NEED) DAN TEKANAN (PRESS) PELAKU PERCOBAAN BUNUH DIRI PADA USIA DEWASA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kasus bunuh diri atau dalam psikologi disebut suicide di Indonesia semakin mewabah. Pada tahun 2000, Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan sekitar 1 juta orang melakukan bunuh diri setiap tahunnya. Pada tahun 2009 peningkatan kasus bunuh diri yang terjadi di dunia kian hari kian meningkat, tidak terkecuali di Indonesia. Perilaku bunuh diri tidak hanya terjadi pada usia-usia tertentu. keinginan mengakhiri hidup dengan bunuh diri bisa melanda anak-anak, remaja, dewasa bahkan lansia. Tugas-tugas perkembangan bagi orang dewasa pada intinya mengandung isi harapan pemenuhan kebutuhan dan tuntutan dari sosiokultur yang hidup di lingkungan sekitar. Kebutuhan yang tidak terpenuhi tersebut akan menimbulkan kekhawatiran dan mengakibatkan stress pada diri individu itu. Jika individu tidak mampu bertahan dari situasi stress yang dihadapinya, maka akan berdampak lebih buruk bagi individu tersebut. Dampak yang terjadi, individu tersebut bisa mengalami depresi and akhirnya melakukan percobaan bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan dan tekanan pelaku percobaan bunuh diri pada usia dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan menggunakan 2 orang subyek yang memiliki syarat Individu berusia dewasa yang pernah melakukan percobaan bunuh diri. Dalam penelitian yang dilakukan, peneliti menggunakan wawancara mendalam dan tes psikologi berupa TAT (Thematic Apperception Tes) sebagai metode pengumpulan data. Pelaku percobaan bunuh diri juga memiliki beberapa kebutuhan tetapi kebutuhan yang paling utama yaitu kebutuhan untuk mendapatkan perhatian dari lingkungan, terutama orang tua. Pelaku percobaan bunuh diri juga berusaha membahagiakan kedua orang tua untuk mendapatkan penghargaan berupa kasih sayang dan kebebasan untuk bermain bersama teman-temannya. Sedangkan tekanan yang dialami pelaku percobaan bunuh diri terkait dengan orang tua yang tidak memberikan perhatian, kasih sayang dan dukungan. Ketidaksediaan lingkungan pada subyek terjadi karena orang tua meninggal atau orang tua bercerai. Kebutuhan dan tekanan yang dialami, membuat seseorang melakukan percobaan bunuh diri sebagai upaya mengakhiri penderitaan atau sebagai pelampiasan rasa kekecewaan. Selain itu adapula kebutuhan yang dirasakan sekalipun tidak dimiliki oleh pelaku bunuh diri yang lain yaitu kebutuhan untuk memberontak semua tekanan yang didominasi oleh orang tua. Rata-rata pelaku percobaan bunuh diri mempunyai konflik dan me-repress semua masalah yang dihadapinya. Hal itu membuat pelaku percobaan bunuh diri semakin tertekan dan mempengaruhi keputusannya untuk melakukan bunuh diri.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: ?? BF ??
Divisions: ?? dep_psy ??
Depositing User: Users 14417 not found.
Date Deposited: 13 Jun 2016 06:06
Last Modified: 13 Jun 2016 06:06
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31874

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : repository@umm.ac.id - Website : https://lib.umm.ac.id - Online Catalog : https://laser.umm.ac.id - Repository : https://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo