PENGARUH RASIO CAR, LDR, NIM DAN BO/PO TERHADAP PENCAPAIAN PROFITABILITAS PADA PERBANKAN YANG GO PUBLIK DI BURSA EFEK JAKARTA

RIMBA BERLIANE, SARY (2007) PENGARUH RASIO CAR, LDR, NIM DAN BO/PO TERHADAP PENCAPAIAN PROFITABILITAS PADA PERBANKAN YANG GO PUBLIK DI BURSA EFEK JAKARTA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_RASIO_CAR.pdf

Download (7kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh CAR, LDR, NIM dan BO/PO terhadap pencapaian profitabilitas yang diukur dengan ROA. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui besarnya masing-masing rasio adalah dengan melakukan perhitungan dengan hasil persentase untuk mengetahui peringkat perbankan go publik berdasarkan variabel ROA, CAR, LDR, NIM dan BO/PO dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh CAR, LDR, NIM dan BO/PO terhadap pencapaian profitabilitas yang diukur dengan rasio ROA digunakan analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, koefisien determinasi serta uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinieritas dan uji heterokestisitas. Hasil analisis berdasarkan perhitungan dengan hasil persentase dapat disimpulkan bahwa pencapaian laba yang diukur dengan rasio ROA dari tahun 2004 ke 2005 mengalami penurunan. Sedangkan hasil analisis dengan menggunakan uji statistik diketahui bahwa variabel CAR , NIM, LDR dan BOPO secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan rasio ROA pada perbankan go publik di BEJ. Variabel CAR, LDR, NIM dan BO/PO mempunyai kontribusi yang besar dalam menjelaskan pencapaian profitabilitas ROA pada perbankan go publik di BEJ. Meningkatnya CAR dengan adanya kecukupan permodalan bank yang meningkat maka bank mampu menutupi penurunan aktiva sebagai akibat dari kerugian-kerugian bank yang timbul akibat aktiva yang mengandung resiko. Meningkatnya LDR dengan adanya peranan kredit dalam menghasilkan pendapatan bunga yang meningkat maka bank mampu membayar kembali penarikan dana yang dilakukan deposan dengan mengandalkan kredit yang diberikan sebagai sumber likuiditas bank bersangkutan. Meningkatnya NIM dengan adanya kemampuan bank dalam menghasilkan penggunaan bunga bersih dengan penggunaan keseluruhan aktiva produktif yang dimiliki, maka bank dapat dikatakan efisiensi. Sedangkan menurunnya BO/PO menunjukkan adanya kemampuan perbankan menghasilkan pendapatan operasional dengan meminimalkan beban operasional bank, maka bank dapat dikatakan efisiensi. Dari masing-masing penjelasan tersebut, pada akhirnya akan membuat perbankan memiliki kemampuan dalam menghasilkan keuntungan dengan penggunaan keseluruhan assets perusahaan yang dimiliki. Hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa keseluruhan pengujian asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini terpenuhi pada model regresi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 27 Jun 2012 08:24
Last Modified: 27 Jun 2012 08:24
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9941

Actions (login required)

View Item View Item