PERBEDAAN PEMAHAMAN TERHADAP ISI BERITA LIPUTAN 6 PETANG SCTV ANTARA GURU DAN PETANI (Studi Pada Masyarakat di Desa Gosari Kecamatan Ujung pangkah Kabupaten Gresik)

Rohmawati, Indah (2007) PERBEDAAN PEMAHAMAN TERHADAP ISI BERITA LIPUTAN 6 PETANG SCTV ANTARA GURU DAN PETANI (Studi Pada Masyarakat di Desa Gosari Kecamatan Ujung pangkah Kabupaten Gresik). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERBEDAAN_PEMAHAMAN_TERHADAP_ISI_BERITALIPUTAN_6_PETANG_SCTV_ANTARA_GURU_DAN_PETANI.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari atas fenomena bahwa setiap kelompok sosial akan memiliki respon yang berbeda terhadap media massa. Kelompok sosial dibedakan jenis kelamin, status sosial, pekerjaan dan sifat. Penelitian ini mengambil lokasi di Desa Gosari Kecamatan Ujung pangkah Kabupaten Gresik karena sebagian besar masyarakat di desa tersebut mempunyai mata pencaharian sebagai guru dan petani. Kedua kelompok dalam masyarakat tersebut juga sama seperti masyarakat lain yang membutuhkan informasi tentang berbagai hal baik di lingkup lokal, regional maupun internasional. Salah satu program berita yang dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan informasinya adalah statiun SCTV dalam program berita Liputan 6 Petang SCTV. Program tersebut menayangkan berbagai peristiwa aktual baik di bidang politik, ekonomi, sosial, kesehatan, pengadilan maupun pendidikan. Adanya perbedaan mata pencaharian dan pendidikan antara guru dan petani memungkinkan terjadinya perbedaan pemahaman terhadap isi berita. Dengan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada perbedaan pemahaman terhadap isi berita Liputan 6 Petang SCTV antara guru dan petani serta apa faktor­faktor yang menyebabkan perbedaan pemahaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan pemahaman terhadap isi berita Liputan 6 Petang SCTV antara guru dan petani serta untuk mengetahui faktor­ faktor yang menyebabkan perbedaan pemahaman terhadap isi berita Liputan 6 Petang SCTV antara guru dan petani. Penelitian ini menggunakan teori pertemuan khalayak dengan media dalam perspektif kategori sosial yang berasumsi bahwa dalam masyarakat terdapat kelompok­kelompok sosial, yang reaksinya pada stimuli tertentu cenderung sama. Golongan sosial berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, pendidikan, tempat tinggal dan keyakinan beragama menampilkan kategori respon. Anggota­anggota kategori tertentu akan cenderung memilih isi komunikasi yang sama dan akan memberikan respon kepadanya dengan cara yang hampir sama pula. Misalnya orang yang berpendidikan tinggi seperti guru akan memilih media cetak, sedangkan petani yang berpendidikan rendah akan memilih televisi. Namun, karena di pedesaan tidak terdapat media cetak, baik guru maupun petani akan memilih televisi sebagai alat informasi. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif kualitatif dengan metode penelitian komparatif. Adapun yang menjadi populasi dari penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik yang mempunyai mata pencaharian sebagai guru atau petani. Untuk menentukan subyek penelitian, digunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data komparatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa antara guru dan petani terdapat perbedaan pemahaman terhadap isi berita Liputan 6 SCTV. Masyarakat petani tidak bisa memahami jenis atau tipe isi berita tertentu seperti berita­berita di bidang ekonomi, politik, pendidikan,lingkungan dan keadaan darurat. Sedangkan guru bisa memahami hal tersebut. Perbedaan pemahaman juga mengarah pada fungsi isi berita yang bersifat informatif, hiburan, persuasif, pendidikan dan perubahan dalam masyarakat. Masyarakat petani lebih menganggap isi berita pada Liputan 6 Petang SCTV bersifat hiburan dan informatif. Namun bagi guru isi berita tidak hanya bersifat seperti itu tetapi juga mendidik dan mempengaruhi masyarakat untuk melakukan perubahan dalam hidupnya. Sementara itu, faktor­faktor yang mempengaruhi adanya perbedaan pemahaman terhadap isi berita Liputan 6 Petang SCTV antara guru dan petani adalah kecenderungan individu untuk berkembang, faktor lingkungan terutama keluarga, faktor pendidikan, mata pencaharian dan penguasaan bahasa di mana individu dengan pendidikan yang rendah dan hanya bekerja sebagai petani yang lingkungan keluarganya tidak bisa berbahasa Indonesia,maka individu tersebut akan kesulitan dalam memahami isi berita. Sebaliknya bagi individu yang pendidikannya tinggi bekerja sebagai guru dengan lingkungan keluarga yang mendukung untuk berkembang, maka individu tersebut akan jauh lebih bisa memahami isi berita.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 26 Jun 2012 07:04
Last Modified: 26 Jun 2012 07:04
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9659

Actions (login required)

View Item View Item