ANALISIS PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP NILAI OUTPUT INDUSTRI MANUFAKTUR JAWA TIMUR (KURUN WAKTU 1992 – 2003)

SETIA NINGSIH, WIDYA (2007) ANALISIS PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP NILAI OUTPUT INDUSTRI MANUFAKTUR JAWA TIMUR (KURUN WAKTU 1992 – 2003). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_PENGARUH_INVESTASI_DAN_TENAGAKERJA_TERHADAP_NILAI_OUTPUT_INDUSTRIMANUFAKTUR_JAWA_TIMUR.pdf

Download (46kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan penelitian pada industri manufaktur Jawa Timur dengan mengambil judul "Analisis Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap Nilai Output Industri Manufaktur Jawa Timur Kurun Waktu 1992-2003 ”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan industri manufaktur Jawa Timur dan mengetahui seberapa besar pengaruh investasi dan tenaga kerja dalam menentukan nilai output pada industri manufaktur. Dalam penelitian ini, penulis mengambil hipotesis, yaitu bahwa adanya pengaruh yang signifikan mengenai besarnya investasi dan jumlah tenaga kerja dalam menentukan nilai output industri manufaktur. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Indeks Persentase Pertumbuhan (IP) yang mengukur tingkat pertumbuhan industri, Analisis COR (Capital Output Ratio) dan ICOR (Inters Capital Output Ratio) digunakan untuk mengukur kapasitas produksi industri manufaktur berdasarkan perubahan nilai output dan investasi, dan menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui seberapa besar hubungan antar variabel. Hasil perhitungan dengan analisis Indeks Persentase Pertumbuhan (IP) diperoleh kesimpulan bahwa tingkat pertumbuhan industri manufaktur Jawa Timur kurun waktu 1992-2003 mengalami penurunan pada tahun 1994, 1997, 1998, 2000, 2002 dan 2003 dengan rata-rata penurunan sebesar 5% dampai 20% dan pertumbuhan jumlah industri manufaktur Jawa Timur mengalami peningkatan pada tahun 1993-1996, 1999 dan tahun 2001 dengan rata-rata peningkatan 0,06% sampai dengan 14%. Besarnya Capital Output Ratio (COR) untuk koefisien regresi dengan nilai koefisien investasi sebesar 0,516355 dan koefisien output sebesar 10,80161, Sehingga dapat disimpulkan bahwa kapasitas produksi terhadap investasi dan output adalah sebesar 0,047 atau 0,4%. Sedangkan besarnya Capital Output Ratio (COR) untuk hasil regresi berdasarkan uji t dengan nilai regresi investasi sebesar 5,68805 dan nilai regresi output sebesar 0,627449 Sehingga dapat disimpulkan bahwa kapasitas produksi terhadap investasi dan output adalah sebesar 0,11 atau 11%. Analisis dengan menggunakan regresi berganda dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara investasi dan tenaga kerja terhadap nilai output pada industri manufaktur dimana investasi berpengruh positif sebesar 0,516355 terhadap nilai output dan tenaga kerja berpengaruh positif sebesar 0,408733 terhadap nilai output. Berdasarkan kesimpulan diatas , penulis dapat mengimplikasikan bahwa perlunya peningkatan investasi dan jumlah tenaga kerja dalam meningkatkan pertumbuhan industri manufaktur Jawa Timur khususnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 26 Jun 2012 04:34
Last Modified: 26 Jun 2012 04:34
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9516

Actions (login required)

View Item View Item