IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ATI (APTITUDE TREATMENT INTERACTION) PADA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINIER SATU VARIABEL KELAS VII B SMPN 3 LUMAJANG SKRIPSI

NUR ROHMA, TITIK (2007) IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ATI (APTITUDE TREATMENT INTERACTION) PADA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINIER SATU VARIABEL KELAS VII B SMPN 3 LUMAJANG SKRIPSI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
IMPLEMENTASI_MODEL_PEMBELAJARAN_ATI.pdf

Download (69kB) | Preview

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan dapat dilakukan dengan memperbaiki kualitas pembelajaran dan peningkatan kualitas pembelajaran dapat ditempuh dengan meningkatkan pengetahuan tentang merancang metode-metode pembelajaran yang lebih efektif, efisien dan memiliki daya tarik. Model pembelajaran Aptitude – Treatment Interaction (ATI) dapat dijadikan sebagai salah satu alternatife untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Aptitude Treatment Interaction (ATI) adalah sebuah pendekatan atau model pembelajaran yang berusaha mencari dan menemukan perlakuan-perlakuan (treatment) yang cocok dengan perbedaan kemampuan (aptitude) siswa, yaitu perlakuan yang secara optimal efektif diterapkan untuk siswa yang berbeda tingkat kemampuannya ( Cronbach dalam Nurdin, 2005 : 37 ).Dalam hal ini akan mendeskripsikan aktifitas siswa dan guru saat pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran ATI, mendeskripsikan respon siswa terhadap model pembelajaran ATI, dan mendeskripsikan efektifitas pembelajaran ATI pada materi Pertidaksamaan Linier Satu Variabel Penelitian dilaksanakan di SMPN 3 Lumajang mulai tanggal 23 November sampai dengan 4 Desember 2006. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif tanpa melakukan uji statistik. Data yang diambil dari penelitian ini adalah data hasil tes, data hasil observasi siswa dan guru serta data hasil angket respon siswa. Sedangkan sumber data pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII B yang berjumlah 40 siswa. Dari hasil analisis diperoleh data aktivitas siswa saat pembelajaran dengan model ATI tergolong baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata aktivitas untuk siswa berkemampuan tinggi, sedang dan rendah sebesar 79.42%. Aktivitas guru dalam pengelolaan pembelajaran ATI sebesar 94.2 % yang berada dalam kategori sangat baik. Dilihat dari hasil tes secara individu terdapat 34 orang siswa yang tuntas belajar dan yang tidak tuntas yaitu 6 orang siswa, namun secara klasikal dapat dikatakan telah tuntas belajarnya karena telah mencapai staandar ketuntasan yang ditetapkan, persentase ketercapaianya sebesar 85 %. Kemudian dilihat dari respon siswa terdapat model pembelajaran ATI di kelas responya positif, persentase yang menjawab setuju sebesar 92.5 %.Berdasarkan pembelajaran ATI bahwa aktivitas siswa tergolong baik, aktivitas guru tergolong sangat baik, ketuntasan belajar siswa baik secara individu maupun klasikal dinyatakan tuntas dan respon siswa positif. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran ATI Efektif dan dapat digunakan sebagai alternative dalam proses pembelajaran matematika di kelas dengan siswa yang mempunyai kemampuan berbeda.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 26 Jun 2012 03:54
Last Modified: 26 Jun 2012 03:54
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9490

Actions (login required)

View Item View Item