PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI FILTRAT DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT KAPAS (Helicoverpa armigera H.) SECARA IN VITRO

NUR ANGGRAINI, DWITA (2007) PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI FILTRAT DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT KAPAS (Helicoverpa armigera H.) SECARA IN VITRO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PEMBERIAN_KONSENTRASI_FILTRAT_DAUN_BANDOTAN.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Helicoverpa armigera H. merupakan hama utama tanaman kapas. Serangga ini menyerang tanaman kapas sejak masa pertumbuhan generatif (sejak 40 hari setelah tanam), dan merusak daun, kuncup bunga, bunga dan buah. Pada saat ini usaha pencegahan dan penanggulangan kerusakan tanaman karena Helicoverpa armigera H. khususnya masih banyak dilakukan dengan insektisida sintetis, penggunaan insektisida sintetis sendiri masih banyak menimbulkan dampak negatif baik bagi makhluk hidup maupun bagi lingkungan. Pemanfaatan tanaman sebagai penghasil bahan aktif insektisida nabati, merupakan salah satu alternatif yang mampu mengurangi kerusakan terhadap lingkungan, misalnya daun bandotan. Daun bandotan merupakan salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa Precocene yang berfungsi sebagai insektisida. Karena daun bandotan mengandung bahan insektisida dan bersifat biodegradable sehingga aman bagi lingkungan, maka dilakukan penelitian untuk melihat adanya pengaruh pemberian filtrat daun bandotan (Agertum conyzoides L.) terhadap mortalitas larva ulat kapas (Helicoverpa armigera H.) secara in vitro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi filtrat daun bandotan terhadap mortalitas larva ulat kapas serta untuk mangetahui pada konsentrsi berapa filtrat daun bandotan yang efektif terhadap mortalitas larva ulat kapas. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu 0%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5% dan 4 ulangan. Tempat dan waktu penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi pada tanggal 31 Oktober - 3 November 2006. Populasi adalah ulat kapas yang dibiakkan di Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat di Malang. Jumlah sampel 480 ekor pada instar II. Analisis data menggunakan Anava satu arah dan uji lanjut dengan Uji Duncan 5%. Hasil analisis Anava menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel pada taraf signifikan (0,05), berarti menunjukkan ada perbedaan pengaruh yang nyata pemberian berbagai konsentrasi filtrat daun bandotan (Agertum conyzoides L.) terhadap mortalitas larva ulat kapas (Helicoverpa armigera H.). Pada konsentrasi 2% filtrat daun bandotan mampu memberikan efektifitas yang sama dengan konsentrasi tertinggi yaitu 2,5% sehingga konsentrasi 2% sudah dapat digunakan untuk menbunuh larva ulat kapas (Helicoverpa armigera H.).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 26 Jun 2012 02:48
Last Modified: 26 Jun 2012 02:48
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9485

Actions (login required)

View Item View Item