KEMATANGAN SOSIAL ANAK TUNA NETRA DI PLB DHARMA WANITA PARE - KEDIRI

PRAMUDIATI, HAPSARI (2009) KEMATANGAN SOSIAL ANAK TUNA NETRA DI PLB DHARMA WANITA PARE - KEDIRI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KEMATANGAN_SOSIAL_ANAK_TUNA_NETRA_DI_PLB_DHARMA_WANITA_PAR1.pdf

Download (70kB) | Preview

Abstract

Perkembangan sosial merupakan pencapaian kematangan dalam hubungan sosial. Untuk mencapai kematangan sosial, anak harus belajar cara-cara menyesuaikan diri dengan orang lain. Kemampuan ini diperoleh anak melalui berbagai kesempatan atau pengalaman bergaul dengan orang-orang di lingkungannya, baik orang tua, saudara, teman sebayanya atau orang dewasa lainnya. Kaum tuna netra, karena tidak dapat menggunakan indera penglihatan sulit mengembangkan secara maksimal sehingga hal ini akan menghambat perkembangan kepribadian, kecerdasan dan penampilan sebagai makhluk sosial. Berdasarkan permasalahan di atas maka tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui kematangan sosial Anak Tuna Netra PLB Dharma Wanita Pare – Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes VSMS. Teknik analisa data yang digunakan diskriptif untuk mengetahui kematangan sosial Anak Tuna Netra di PLB Dharma Wanita Pare – Kediri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kematangan sosial anak Tuna Natera Dharma Wanita Pare – Kediri cukup baik. Hal ini ditunjukkan dalam aspek self help dreasing subyek dapat melakukannya dengan sempurna, aspek self help eating subyek dapat melakukannya dengan baik, aspek self direction seperti berbelanja yang ringan-ringan, mengerjakan pekerjaan yang memberi keuntungan kecil, pergi tanpa pengawasan pada siang hari, mempunyai uang saku sendiri subyek tidak dapat melakukan dengan sempurna, aspek accupation seperti menggunakan alat-alat perlengkapan, mengerjakan tugas rumah tangga yang rutin dapat dilakukan sebagian oleh subyek, aspek communication sebagian dapat dilakukan dengan sempurna oleh subyek, aspek locomotion dapat dilakukan oleh subyek meski tidak sempurna, aspek socialization dapat dilakukan dengan baik oleh subyek seperti menyibukkan diri dengan aktivitas kelompok remaja. Hambatan-hambatan yang dialami oleh subyek dikarenakan ketunanetraan yang dialami oleh subyek tetapi disisi lain subyek mempunyai kelebihan yaitu subyek mampu menggali dan mengembangkan minat serta bakatnya di bidang seni yaitu subyek bisa memainkan organ dan gitar dengan baik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 25 Jun 2012 03:58
Last Modified: 25 Jun 2012 03:58
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9350

Actions (login required)

View Item View Item