PEMAHAMAN PROFESIONALISME HUMAS MENURUT PEJABAT HUMAS PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI (Studi Fenomenologi pada Bagian Humas dan Protokol Pemkab Kediri)

Murtikasari, Dyah (2007) PEMAHAMAN PROFESIONALISME HUMAS MENURUT PEJABAT HUMAS PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI (Studi Fenomenologi pada Bagian Humas dan Protokol Pemkab Kediri). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PEMAHAMAN_PROFESIONALISME_HUMAS_MENURUTPEJABAT_HUMAS_PEMERINTAH_KABUPATEN_KEDIRI.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari atas fenomena humas di pemerintah kabupaten Kediri. Humas pemerintah merupakan potensi yang sangat besar bagi layanan informasi yang dapat dimanfaatkan dalam rangka menyampaikan dan menyebarkan informasi kebijakan pemerintah daerah, sekaligus sebagai suatu kekuatan untuk merespon isu­isu atau opini negatif yang berkembang di masyarakat. Namun demikian, potensi yang cukup besar tersebut sampai saat ini belum mampu mewujudkan harapan­harapan di atas, hal ini antara lain disebabkan oleh kondisi realitas bertahun­tahun yang belum dapat teratasi bahwa humas pemerintah masih dicitrakan hanya sebagai bagian “buangan”, pengkliping dan tukang foto. Oleh karena itu perlu adanya pemahaman akan profesionalisme humas dalam rangka memberdayakan divisi humas untuk mengubah citra negatif mengenai humas pemerintah yang selama ini berkembang di masyarakat. Ciri­ciri atau syarat profesional yang dikemukakan Cutlip, Center serta Broom antara lain memiliki skill atau kemampuan (yang diperoleh dari pendidikan/expertise, pelatihan/weltrained, pengetahuan), kode etik, tanggung jawab/responsibility, organisasi/corporatness. Sedangkan Mujtahid (2003:5) menambahkan gaji/imbalan sebagai salah satu ciri profesi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Fenomenologi adalah pandangan berfikir yang menekankan pada fokus pengalaman­pengalaman subyektif manusia (memahami perilaku manusia dari sudut pandangan orang itu sendiri), sehingga dapat diketahui pemahaman profesionalisme menurut pejabat humas Pemkab Kediri. Dalam penelitian kualitatif ini peneliti menggunakan model paradigma naturalistik yang lebih manusiawi/wajar dan menuntut manusia sebagai instrumen penelitian. Informannya terdiri dari pejabat humas pemerintah kabupaten Kediri dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah berproses secara induksi, interpretasi dan konseptualisasi. Berdasarkan hasil analisa data dapat diketahui bahwa pejabat humas pemerintah kabupaten Kediri dalam melaksanakan tugas, pokok dan fungsinya dari sisi skill, kode etik, tanggung jawab/responsibility, organisasi/corporatness, gaji/imbalan hanya sekedar sebagai tugas untuk menjalankan kewajiban demi mendapatkan gaji. Dari life story informan, terungkap bahwa profesi humas yang mereka jalani saat ini jauh dari perkiraan mereka, artinya mereka sebenarnya tidak mempunyai harapan, niat atau cita­cita menjadi pejabat humas pemerintah. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa pejabat humas pemerintah kabupaten Kediri tidak mempunyai pemahaman yang cukup mengenai profesionalisme humas. Tidak dipahaminya profesionalisme humas oleh pejabat humas pemerintah kabupaten Kediri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dikarenakan oleh masih banyaknya kendala yang dihadapi humas pemerintah kabupaten Kediri antara lain; adanya rangkap jabatan, sarana dan prasarana yang kurang lengkap serta sumber daya manusia yang belum memenuhi kualifikasi sebagai pejabat humas, hal inidisebabkan minimnya pengetahuan, kemampuan dan background pendidikan yang tidak sesuai sebagai pejabat humas.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 25 Jun 2012 02:56
Last Modified: 25 Jun 2012 02:56
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9319

Actions (login required)

View Item View Item