PENGARUH KONSENTRASI HCl DAN SUHU PEMANASAN SELAMAPROSES DEMINERALISASI TERHADAP KUALITAS CHITINCHITOSANCANGKANG KERANG BATIK PUTIH (Paphia textile) SERTA APLIKASI CHITOSANSE BAGAI BAHAN PENGAWET IKAN SEGAR

Mas’uliati, Farida (2007) PENGARUH KONSENTRASI HCl DAN SUHU PEMANASAN SELAMAPROSES DEMINERALISASI TERHADAP KUALITAS CHITINCHITOSANCANGKANG KERANG BATIK PUTIH (Paphia textile) SERTA APLIKASI CHITOSANSE BAGAI BAHAN PENGAWET IKAN SEGAR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_KONSENTRASI_HCl_DAN_SUHU_PEMANASAN_SELAMAPROSES_DEMINERALISASI_TERHADAP_KUALITAS_CHITINCHITOSANCANGKANG_KERANG_BATIK_PUTIH.pdf

Download (138kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interaksi antara konsentrasi HCl dan suhu pemanasan selama proses demineralisasi terhadap kualitas chitin-chitosan dari cangkang kerang batik putih (Paphia textile), untuk mengetahui pengaruh konsentrasi HCl selama proses demineralisasi terhadap kualitas chitin-chitosan cangkang kerang batik putih (Paphia textile), mengetahui pengaruh suhu pemanasan selama proses demineralisasi terhadap kualitas chitin-chitosan cangkang kerang batik putih (Paphia textile), dan untuk mengetahui pengaruh aplikasi chitosan terhadap ikan Mas segar dan ikan Damsel segar. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan Agustus sampai bulan Desember 2006 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial yang terdiri dari 2 macam faktor dengan 3 level dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi HCl dengan 3 level yaitu 0,75 N, 1 N dan 1,25 N. Faktor kedua adalah suhu pemanasan pada saat proses demineralisasi dengan 3 level yaitu 60 0C, 80 0C 100 0C Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi Interaksi antara pengaruh perlakuan konsentrasi HCl dan suhu pemanasan terhadap kadar air, dan kadar abu pada chitin sedangkan pada chitosan yaitu rendemen, kadar air, kadar abu, kadar Ca dan viskositas. Chitosan terbaik dihasilkan oleh kombinasi perlakuan konsentrasi HCl 1 N dan suhu 100±50C dengan memiliki kadar air 7,48%, kadar protein 1,32%, kadar abu 5,115%, kadar Ca 81,01 mg/100gram, viskositas 3,327 cpas dan rendemen52%. Chitosan cangkang kerang batik putih (Paphia textile) dapat menghambat kerusakan fisik serta menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada ikan Mas dan ikan Damsel selama masa penyimpanan 12 jam.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agrotechnology
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 23 Jun 2012 07:08
Last Modified: 23 Jun 2012 07:08
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9276

Actions (login required)

View Item View Item