DEKONSTRUKSI HOST DALAM TALK SHOW DI TELEVISI (Analisis Semiotik Talk Show Empat Mata di Trans 7)

Martasari, Rita (2007) DEKONSTRUKSI HOST DALAM TALK SHOW DI TELEVISI (Analisis Semiotik Talk Show Empat Mata di Trans 7). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
DEKONSTRUKSI_HOST_DALAM_TALK_SHOW_DI_TELEVISI.pdf

Download (81kB) | Preview

Abstract

Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam dan mengikuti perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring dengan kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang dan memikirkan akan originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana. Dengan metode analisis semiotik yang mencari makna, tanda dan mitos dalam host Empat Mata Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran hirarki dari oposisi konseptual yang didapat. Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu memeriahkan Empat Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick) yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya. Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata dengan konsep host talk show lainnya. Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan teknologi) dan relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 23 Jun 2012 05:58
Last Modified: 23 Jun 2012 05:58
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9258

Actions (login required)

View Item View Item