UPAYA PENYELESAIAN TERHADAP DEBITUR YANG WANPRESTASI DENGAN AGUNAN SERTIFIKAT TANAH YANG BUKAN ATAS NAMA DEBITUR SENDIRI (Studi di BPR Insumo Sumberarto Kediri)

SUBEKTI NURWIYONO, ROHMAT (2007) UPAYA PENYELESAIAN TERHADAP DEBITUR YANG WANPRESTASI DENGAN AGUNAN SERTIFIKAT TANAH YANG BUKAN ATAS NAMA DEBITUR SENDIRI (Studi di BPR Insumo Sumberarto Kediri). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
UPAYA_PENYELESAIAN_TERHADAP_DEBITUR_YANG_WANPRESTASI.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Obyek penelitian sekaligus menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pelaksanaan Pemberian Kredit Bank dengan Agunan Sertifikat Tanah yang Bukan Atas Nama Debitur Sendiri?serta Bagaimana Upaya Penyelesaian Terhadap Debitur yang Wanprestasi? Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis sosiologis yaitu memandang hukum sebagai norma-norma sosial dan hubungan faktor-faktor sosial terhadap hukum. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah deskriptif kwalitatif yaitu dengan menggambarkan dan memaparkan temuan-temuan atau data yang diperoleh dengan terlebih dahulu disusun secara sistematis dan mengacu pada kualitas dari temuan-temuan atau data yang diperoleh sesuai dengan pokok masalah yang dikaji dan tujuan yang hendak dicapai, dengan tidak memperhatikan kuantitas atau jumlah dari frekuensi data yang ada, tetapi memperhatikan aspek kualitas atau mutu dari frekuensi data yang ada dan dianalisis dari berbagai sudut secara mendalam dan menyeluruh. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh data bahwa Pelaksanaan pemberian kredit di BPR Insumo Sumberarto Kediri meliputi prosedur dan tahap-tahap permohonan kredit, survey, keputusan persetujuan, dan pencairan kredit. Jaminan dengan sertifikat tanah ada dua yaitu sertifikat tanah dengan atas nama debitur sendiri dan sertifikat tanah bukan atas nama debitur sendiri. Untuk jaminan sertifikat tanah yang milik debitur sendiri namun belum dibalik nama, maka apabila dijadikan jaminan kredit harus ada surat keterangan dari desa bahwa sertifikat tanah adalah milik debitur sendiri namun belum dibalik nama. Sedangkan kredit dengan agunan sertifikat tanah yang bukan atas nama debitur sendiri, harus ada surat kuasa penyerahan jaminan dari pemilik sertifikat tanah kepada peminjam. Dan surat kuasa tersebut telah disediakan oleh BPR Insumo Sumberarto Kediri. Jumlah debitur BPR Insumo Sumberarto Kediri yang menggunakan jaminan sertifikat tanah yang bukan atas nama debitur sendiri sebagai jaminan kredit sebanyak 60 debitur. Dari sekian debitur tersebut yang wanprestasi sebanyak 7 debitur dari 60 debitur, sehingga debitur yang tidak wanprestasi sebanyak 53 debitur. Dari 7 debitur yang wanprestasi dengan agunan sertifikat tanah yang bukan atas nama debitur sendiri, 2 debitur berhasil deselesaikan melalui kekeluargaan, 1 debitur berhasil diselesaikan dengan ditagihkan oleh pihak ketiga, 3 debitur berhasil diselesaikan melalui pengadilan, dan 1 debitur berhasil diselesaikan melalui lelang. Kata kunci : wanprestasi, agunan, sertifikat tanah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 23 Jun 2012 03:58
Last Modified: 23 Jun 2012 03:58
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9202

Actions (login required)

View Item View Item