IMPLEMENTASI DISPENSASI PERKAWINAN DI BAWAH USIA DALAM PASAL 7 UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 1974 DI KANTOR URUSAN AGAMA (Studi di KUA Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis)

SUBROTO, SUBROTO (2007) IMPLEMENTASI DISPENSASI PERKAWINAN DI BAWAH USIA DALAM PASAL 7 UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 1974 DI KANTOR URUSAN AGAMA (Studi di KUA Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
IMPLEMENTASI_DISPENSASI_PERKAWINAN_DI_BAWAH_USIADALAM_PASAL_7_UNDANG_UNDANG_NO.pdf

Download (75kB) | Preview

Abstract

Batas umur perkawinan dalam hukum Islam tidak ditentukan, hanya diberikan pembatasan dapat diperbolehkannya bagi umat Islam baik laki­laki maupun perempuan untuk dapat menikah apabila mencapai usia baleg. Dimana pengertian balig dalam arti pembatasan usia diperbolehkannya untuk melakukan pernikahan bagi laki­laki maupun perempuan di berbagai negara Islam dengan batasan yang berbeda­beda. Seperti batas umur kawin terendah bagi laki­ laki terdaapat di Yaman Utara yaitu 15 tahun, dan batas usia kawin terendah bagi wanita juga 15 tahun demikian terdapat di Yordania, Maroko, dan Turki. Demikian pula di Indonesia, berdasarkan ketentuan UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dalam Pasal 7 disebutkan, untuk dapat menikah bagi laki­laki minimal 19 tahun sedangkan untuk perempuan 16 tahun. Namun demikian, ketentuan tersebut masih banyak juga yang menikah diluar dari batas yang ditentukan dalam Undang­undang tersebut. Hal itu disebabkan oleh berbagai faktor yang mempengaruhi nikah di bawah umur.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Islamic Studies > Department of Syariah
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 23 Jun 2012 03:54
Last Modified: 23 Jun 2012 03:54
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9199

Actions (login required)

View Item View Item