PELAKSANAAN PEMBERIAN HAK ASIMILASI BAGI NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS 1-ALOWOKWARU MALANG

SUDARISMAN PRIBADI, AGUS (2007) PELAKSANAAN PEMBERIAN HAK ASIMILASI BAGI NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS 1-ALOWOKWARU MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PELAKSANAAN_PEMBERIAN_HAK_ASIMILASI_BAGI_NARAPIDANA.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Latar belakang dari masalah penelitian ini adalah. Asimilasi merupakan arti penting bagi narapidana untuk memperoleh perubahan sikap tentang apa sesungguhnya menjalani pidana penjara itu, karena tempat dibelakang tembok itu berkumpul bermacam-macam watak Dalam proses asimilasi tidak dapat diabaikan kondisi lingkungan hidup dan perubahan masyarakat, sehingga menuntut kemampuan para petugas untuk menciptakan ramalan-ramalan agar pelaksanaan setiap putusan diambil dengan tepat dan seirama dengan situasi yang terus berkemban.Tahap asimilasi lebih tepat disebut sebagai tahap pembinaan masyarakat.keberadaan Lembaga Pemasyarakatan Klas1-A Lowokwaru Malang sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas narapidana agar menyadari kesalahan dan tidak mengulangi tindak pidana. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah pembahasan tentang (1) bagaimanakah pelaksanaan pemberian hak asimilasi terhadap narapidana (2) Syarat-Syarat apa saja untuk memperoleh hak asimilasi bagi narapidana (3) Ketentuan apa saja yang menyebabkan dicabutnya pemberian hak Asimilasi terhadap narapidana. Metode penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis sosiologis,tempat penelitian di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1-A Lowokwaru Malang terbesar di Jawa Timur, populasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah petugas Lembaga Pemasyarakatan, dan 17 narapidana yang memperoleh Asimilasi di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1-A Lowokwaru Malang, metode pengumpulan data dengan cara pengamatan, wawancara, dan dokumentasi, metode analisa data yang digunakan adalah deskriptif analisis. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh gambaran bahwa Untuk mempercepat proses Pemasyarakatan narapidana, maka narapidana selama menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan diikut sertakan dalam berbagai bentuk asimilasi, Pelaksanaan kegiatan-kegiatan asimilasi tersebut masih tetap berjalan pengawasan petugas Lembaga Pemasyarakatan dan setelah selesai melakukan kegiatan narapidana diwajibkan untuk kembali ke dalam Lembaga Pemasyarakatan. syarat-syarat untuk memperoleh asimilasi di Lembaga Pemasyarakatan Klas-1A Lowokwaru Malang apabila narapidana sudah menempuh 1/2 dari masa pidananya, dan telah mendapat penilaian dari tim pengamat Pemasyarakatan serta telah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan. Pencabutan pemberian asimilasi terhadap narapidana dapat dilakukan apabila narapidana melanggar ketentuan asimilasi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 23 Jun 2012 03:53
Last Modified: 23 Jun 2012 03:53
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9198

Actions (login required)

View Item View Item