PEMODELAN MATEMATIKA DALAM MENENTUKAN LABA MAKSIMUM PADA PENGRAJIN KAYU DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRANCH AND BOUND

SUHARTATIK, SRI (2007) PEMODELAN MATEMATIKA DALAM MENENTUKAN LABA MAKSIMUM PADA PENGRAJIN KAYU DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRANCH AND BOUND. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PEMODELAN_MATEMATIKA_DALAM_MENENTUKAN_LABA_MAKSIMUM_PADA_PENGRAJIN_KAYU_DENGAN_MENGGUNAKAN_METODE_BRANCH_AND_BOUND.pdf

Download (88kB) | Preview

Abstract

Telah diketahui bahwa pengetahuan berkembang dengan cepat dan keterkaitan satu bidang dengan bidang lainya menjadi semakin erat. Bahkan sebagian kerja dibidang sosial kuantiatif dapat dihitung untuk matematika. Hal tersebut dikarenakan, permasalahan yang timbul pada bidang tersebut dapat diselesaikan secara lansung. Dengan demikian yang harus dilakukan adalah menerjemahkan masalah tersebut kedalam bahasa matematika yang disebut model matematika. Program linear merupakan bagian dari suatu model dalam riset operasi (operation research). Dalam dunia usaha, yang menjadi tujuan utama adalah mengeluarkan biaya atau modal yang ada seminimal mungkin untuk mendapatkan keuntungan atau laba yang semaksimal mungkin. Hal ini akan tercapai jika dalam perusahaan tersebut mampu memanfaatkan modal- modal yang ada dengan sebaik-baiknya. Persoalan-persoalan tersebut merupakan persoalan yang umum dihadapi untuk setiap perusahaan. Untuk itulah dalam pembahasan ini, peneliti mengambil judul “Pemodelan matematika dalam menentukan laba maksimum pada pengrajin kayu dengan menggunakan metode branch and bound”. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka dirumuskan pertanyaan penelitian sebagai berikut :Bagaimana model matematika pada penjualan barang selama satu kali siklus? Berapa laba maksimum yang dapat diperoleh dari hasil penjualan selama satu kali siklus ? Menurut (ST. Negoro, 1996 :63), pertidaksamaan adalah kalimat terbuka yang menggunakaan tanda ketidaksamaan dan mengandung variabel. Menurut Nasendi (1985 : 157), Integer Programming merupakan bentuk khusus atau variasi dari program linear atau program non linear, dimana satu atau lebih dari peubah-peubahnya dalam vektor penyelesaiannya memiliki nilai-nilai bukan pecahan atau angka bulat yang disebut integer. Metode Branch and Bound atau yang biasa disebut pencabangan merupakan metode yang paling sering digunakan untuk persoalan Integer Programming. Quantitative System (QS) merupakan suatu paket program yang digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam bidang sistem kuantitatif(Mustafa, 2000: 5). Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian adalah metode kuantitatif, Jenis data dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif Metode penelitian yang dilakukan yaitu mengadakan survey secara langsung, kemudian melakukan wawancara secara langsung. Data yang dikumpulkan: metode wawancara, metode dokumentasidan kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan program paket komputer metode Branch and Bound dengan media QS ( Quantitative System). Data tersebut dianalisa juga dengan cara manual menggunakan metode Branch and Bound. Formulasi model matematika untuk masing-masing jenis barang dalam satu kali siklus : Maksimumkan Z = 400000x1 + 655000x2 + 185000x3 + 500000x4 + 425000x5 + 160000x6. . Laba maksimum yang dapat diperoleh ”UD Gaya Baru” dalam satu kali siklus adalah Rp. 2892624,00.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 23 Jun 2012 03:24
Last Modified: 23 Jun 2012 03:24
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9173

Actions (login required)

View Item View Item