PERANCANGAN PENGERING KACANG TANAH BERPOLONG KAPASITAS 40 KG/JAM

SURYONO, FAJAR (2007) PERANCANGAN PENGERING KACANG TANAH BERPOLONG KAPASITAS 40 KG/JAM. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERANCANGAN_PENGERING_KACANG_TANAHBERPOLONG_KAPASITAS_40_KG.pdf

Download (90kB) | Preview

Abstract

Kacang tanah ( Arachis Hypogaea ) merupakan salah satu tanaman yang banyak ditanam di Indonesia, tidak terkecuali di kabupaten Magetan. Kacang tanah memiliki kadar air sebesar 35 % - 45 % selepas panen dan apabila dalam keadaan tersebut langsung di simpan maka kacang tanah tersebut akan rusak dikarenakan tumbuhnya jamur. Maka dari itu para petani harus mengeringkan hingga kadar air turun hingga mencapai 14 % dengan cara menjemur di bawah sinar terik matahari terlebih dahulu yang memakan waktu cukup lama yaitu sekitar 5–6 hari itu juga jika cuaca dalam keadaan baik, ( http://distanak.sulut.go.id/ ). Atas dasar tersebut maka penulis mengambil judul tugas akhir “PERANCANGAN PENGERING KACANG TANAH BERPOLONG KAPASITAS 40 KG/JAM” yang berguna untuk menurunkan kadar air pada kacang tanah sebelum kacang tanah tersebut dimasukan ke tempat penyimpanan, para petani menyimpannya didalam karung – karung bersih dan kering yang kemudian akan di kirim kepasar. Jenis mesin pengering yang digunakan untuk mengeringkan produksi hasil pertanian berupa biji–bijian (kacang tanah berpolong) yang memerlukan temperature tidak terlalu tinggi dan berhubungan langsung dengan bahan pada proses pengeringannya adalah Rotary Dryer type pemanasan langsung dengan aliran searah (Direct Rotary Dryer Parallel Flow). Alat pengering ini mempunyai sifat–sifat dalam proses pengeringannya diantaranya adalah :Pemanasan terbatas pada bahan tertentu yang mempunyai kemampuan jatuh bebas pada saat keluar dari alat, Laju pengeringan cukup tinggi karena adanya pemanasan secara langsung pada bahan dan hasil pengeringannya lebih merata karena adanya proses pemasukan dan pengadukan selama pengeringan, kecepatan penguapan yang paling tinggi didapat pada awal dryer disebabkan adanya udara panas yang masuk dryer masih tinggi suhunya kontak dengan bahan masih rendah suhunya serta mempunyai kadar air yang tinggi. Berdasarkan dari data dan hasil perhitungan maka diperoleh waktu pengeringan pada pengering ini hanya membutuhkan waktu 65,532 menit untuk 40 kg kacang tanah berpolong selepas panen.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 22 Jun 2012 06:49
Last Modified: 22 Jun 2012 06:49
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9126

Actions (login required)

View Item View Item