Nugroho, Taufiq (2009) KONSTITUSIONALISME DALAM PEMIKIRAN ISLAM. Muhammdiyah Articles (13812).
|
Text
KONSTITUSIONALISME_DALAM_PEMIKIRAN_ISLAM.doc Download (72Kb) |
||
|
Text
KONSTITUSIONALISME_DALAM_PEMIKIRAN_ISLAM.ps Download (296Kb) | Preview |
Abstract
Perkembangan konstitusionalisme dalam praktik kehidupan bernegara berdasarkan konstitusi dan mengakui dan melindungi kebhinnekaan sendiri telah dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW. Pada masa pemerintahannya di Madinah, telah disusun dan ditandatangani persetujuan atau perjanjian bersama di antara kelompok-kelompok penduduk kota Madinah untuk bersama-sama membangun struktur kehidupan bersama yang di kemudian hari berkembang menjadi kehidupan kenegaraan dalam pengertian modern sekarang. Naskah persetujuan bersama itulah yang selanjutnya dikenal sebagai Piagam Madinah (Madinah Charter). Piagam Madinah ini dapat disebut sebagai piagam tertulis pertama dalam sejarah umat manusia yang dapat dibandingkan dengan pengertian konstitusi dalam arti modern. Piagam ini dibuat atas persetujuan bersama antara Nabi Muhammad SAW dengan wakil-wakil penduduk kota Madinah tak lama setelah beliau hijrah dari Mekkah ke Yastrib, nama kota Madinah sebelumnya, pada tahun 622 M. Para ahli menyebut Piagam Madinah tersebut dengan berbagai macam istilah yang berlainan satu sama lain.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Anggit Aldila |
| Date Deposited: | 22 Jun 2012 03:40 |
| Last Modified: | 22 Jun 2012 03:40 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9068 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
