ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PT. PLN (Persero) DISTRIBUSI CABANG JAWA TIMUR AREA PELAYANAN DAN JARINGAN PASURUAN

MAULITDYA, MAULITDYA (2007) ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PT. PLN (Persero) DISTRIBUSI CABANG JAWA TIMUR AREA PELAYANAN DAN JARINGAN PASURUAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PT. PLN.pdf

Download (145kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini sangat penting karena untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan dua pendekatan yaitu time series dan cross sectional approach. Hal ini nantinya diharapkan dapat membantu manajer puncak untuk menilai kinerja manajemen dan menimbulkan motivasi yang tinggi, sehingga manajer atau karyawan akan mempunyai semangat yang tinggi dalam mencapai sasaran yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Cabang Area Pelayanan Dan Jaringan Pasuruan ditinjau dari rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas. Dalam penelitian ini penulis mengemukakan hipotesis yaitu kinerja keuangan PT. PLN (Persero) Ditribusi Jawa Timur Area Pelayanan Dan Jaringan Pasuruan. Tidak sehat ditinjau dari rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas baik secara time series dan cross sectional approach. Alat analisis yang digunakan adalah rasio likuiditas, leverage, aktivitas, dan profitabilitas dengan metode time series dan cross sectional approach. Time series adalah membandingkan rasio – rasio keuangan dari tahun ke tahun atau satu periode ke periode yang lain, sedangkan cross sectional approach yaitu membandingkan dengan satu perusahaan yang sejenis. Hasil perhitungan time series tahun 2002 sampai tahun 2005 untuk rasio lancar yaitu 995,54 %; 309,27 %; 196,65 %; 130,08 %. Rasio kas adalah 17,32 %; 84,70 %; 97,68 %; 59,74 %. Rasio TMS terhadap TA adalah sebesar 115,88 %; 183,48 %; 28,03 %; -37,61 %. Rasio perputaran persediaan sebesar 0,13 hari, 0,006814 hari, -0,0000297 hari, 0,00142 hari. Rasio collection periods adalah 27,49 hari; 4,59 hari; 1,23 hari; 1,47 hari. Rasio TATO adalah 136 %; 207,52 %; 265,90 %; 296,99 %. Rasio ROE dari tahun ke tahun cenderug stagnan yaitu 1 %. Rasio ROI adalah 105,60 %; 159,18 %; -9,14 %; -78,11 %. Hasil perhitungan cross sectional approach tahun 2002 total skornya 46,5 dengan predikat “A“. Tahun 2003 total skornya 48,5 dengan predilat “A”. Tahun 2004 total skornya 35,25 dengan predikat “BBB”. Tahun 2005 total skornya 28 dengan predikat “B”. Kesimpulan yang diperoleh dari time series, maka kinerja keuangan PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan Dan Jaringan Pasuruan dilihat dari rasio keuangan mengalami fluktuasi. Kinerja keuangan dilihat dari rasio likuiditas mengalami penurunan dari tahun 2005, berarti kinerjanya tidak sehat. Kinerja keuangan dilihat dari rasio leverage mengalami penurunan tahun 2005, berarti kinerjanya masih dikatakan sehat. Kinerja keuangan dilihat dari rasio aktivitas mengalami penurunan dan kinerjanya dikatakan masih sehat. Kinerja keuangan dilihat dari rasio profitabilitas mengalami penurunan dan kinerjanya dikatakan tidak sehat. Kesimpulan dari cross sectional yaitu perusahaan dibandingkan dengan Standart BUMN untuk tahun 2002 dan tahun 2003 dikatakan sehat, sedangkan untuk tahun 2004 dan tahun 2005 dikatakan kurang sehat. Hipotesis yang ada masih belum terbukti. Berdasarkan uraian di atas, penulis mengimplikasikan bahwa perusahaan sebaiknya lebih memperhatikan asset yang ada untuk dimanfaatkan secara optimal sehingga dapat menghasilkan tingkat penjualan yang tinggi supaya keuntungannya meningkat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economic > Department of Management
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 21 Jun 2012 05:18
Last Modified: 21 Jun 2012 05:18
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8964

Actions (login required)

View Item View Item