ANALISIS KETERSEDIAAN PANGAN SUMBER KARBOHIDRAT DI KOTA MALANG

MASLUKAH, INDRA (2007) ANALISIS KETERSEDIAAN PANGAN SUMBER KARBOHIDRAT DI KOTA MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_KETERSEDIAAN_PANGAN_SUMBER_KARBOHIDRAT_DI_KOTA_MALANG.pdf

Download (69kB) | Preview

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan manusia yang paling azasi, sehingga ketersediaan pangan bagi masyarakat harus selalu terjamin. Manusia dengna segala kemampuannya selalu berusaha mencukupi kebutuhannya dengan berbagai cara. Dalam perkembangan peradaban masyarakat untuk memenuhi kualitas hidup yang maju, mandiri, dalam suasana tenteram, serta sejahtera lahir dan batin, semakin di tuntut penyediaan pangan yang cukup, berkualitas, dan merata. Oleh karena itu, kecukupan pangan bagi suatu bangsa merupakan hal yang sangat strategis. Melihat Fenomena yang ada, muncul beberapa permasalahan yaitu:1) Bagaimana trend produksi dan trend kebutuhan pangan sumber karbohidrat di Kota Malang? 2) Bagaimana ketersediaan pangan sumber karbohidrat di Kota Malang? Tujuan dari penelitian ini adalah:1) Untuk mengetahui bagaimana trend produksi dan trend kebutuhan pangan sumber karbohidrat di Kota Malang. 2) Untuk mengetahui bagaimana ketersedian pangan sumber karbohidrat di Kota Malang. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan data time series (data urutan waktu) dari tahun 1991-2005 dan dianalisis dengan menggunakan analisis trend dan aritmetic mean (rata-rata hitung). Data-data tersebut diperoleh dari laporan-laporan yang ada pada instansi-instansi pemerintah seperti Dinas Pertanian Kota Malang. dan Biro Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan hasil penelitian bahwa Produksi tanaman padi di Kota Malang pada tahun 1991- 2005 cenderung mengalami penurunan sebesar 590,28 ton, produksi tanaman jagung sebesar 4,33 ton, produksi tanaman ubi kayu sebesar 33,06 ton dan produksi tanaman ubi jalar sebesar 18,20 ton untuk tahun-tahun berikutnya yang disebabkan semakin kecilnya lahan pertanian (sawah/tegalan). Menyempitnya lahan tersebut karena kebanyakan beralihfungsi menjadi lahan perumahan bagi masyarakat Kota Malang. Sedangkan tingkat konsumsi tanaman padi di Kota Malang cenderung mengalami peningkatan sebesar 850,51 ton, tanaman jagung mengalami peningkatan 78,35 ton, tanaman ubi kayu 137,51 ton dan tanaman ubi jalar sebesar 17,35 ton untuk tahun-tahun berikutnya yang disebabkan meningkatnya jumlah penduduk Kota Malang. Peningkatan jumlah penduduk yang dimaksud yaitu penduduk setempat dan penduduk pendatang. Selama tahun 1991 – 2005, ketersediaan pangan padi berupa kemampuan produksi padi hanya mampu mencukupi atau menyediakan sebesar 27,80% dari kebutuhan konsumsi padi masyarakat Kota Malang. Ketersediaan pangan jagung berupa kemampuan produksi jagung hanya mampu mencukupi atau menyediakan sebesar 9,61% dari kebutuhan konsumsi jagung masyarakat Kota Malang. Ketersediaan pangan ubi kayu berupa kemampuan produksi ubi kayu hanya mampu mencukupi atau menyediakan sebesar 16,90% dari kebutuhan konsumsi ubi kayu masyarakat Kota Malang. Ketersediaan pangan ubi jalar berupa kemampuan produksi ubi jalar hanya mampu mencukupi atau menyediakan sebesar 23,99% dari kebutuhan konsumsi ubi jalar masyarakat Kota Malang.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 21 Jun 2012 04:23
Last Modified: 21 Jun 2012 04:23
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8917

Actions (login required)

View Item View Item