PENGARUH JENIS LARUTAN PERENDAM DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIAKARAGINAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii)DAN APLIKASINYA PADA JELLY

Savitri, Ana (2007) PENGARUH JENIS LARUTAN PERENDAM DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIAKARAGINAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii)DAN APLIKASINYA PADA JELLY. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_JENIS_LARUTAN_PERENDAM_DAN_LAMAPERENDAMAN_TERHADAP_SIFAT_FISIKOKIMIAKARAGINAN_RUMPUT_LAUT.pdf

Download (125kB) | Preview

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas hasil laut yang potensial untuk dikembangkan. Namun demikian, rumput laut masih di ekspor dalam bentuk bahan mentah, yaitu berupa rumput laut kering dan industri pengolahan bahan baku rumput laut tersebut masih sedikit dan terbatas, maka pengembangan pengolahan rumput laut merupakan salah satu alternatif yang perlu diwujudkan, salah satunya adalah dengan mengolahnya menjadi karaginan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya interaksi antara jenis larutan perendam dan lama perendaman terhadap sifat fisiko-kimia karaginan serta mengetahui pengaruh penggunaan gelling agent (karaginan hasil penelitian terbaik dan karaginan murni pada konsentrasi yang berbeda terhadap kualitas jelly nanas). Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pembuatan karaginan dengan metode rancangan acak kelompok yang disusun secara faktorial dengan dua faktor dan masing-masing diulang 3 kali. Faktor I adalah jenis larutan perendam (air tawar, air kapur, air beras) dan faktor II adalah lama perendaman (12 jam, 18 jam, 24 jam). Tahap kedua adalah aplikasi karaginan pada jelly nanas dengan metode rancangan acak lengkap dengan dua faktor yaitu faktor I terdiri dari 2 level dan faktor II terdiri dari 3 level dengan 3 ulangan. Faktor I adalah karaginan hasilpenelitian terbaik tahap 1 dan karaginan murni, dan faktor 2 adalah konsentrasi (1%, 2%, 3%). Hasil penelitian tahap pertama menunjukkan adanya interaksi antara jenis larutan perendam dan lama perendaman terhadap sifat fisiko-kimia karaginan, diantaranya kadar abu, kadar air, viskositas, kekuatan gel, derajat keputihan dan rendemen. Perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan A1B3 (perendaman dengan air tawar dengan lama perendaman 24 jam) dengan kadar air 11,58%, kadar abu 12,15%, kadar sulfat 17,8%, kadar CaCO3 0,11, alkohol negatif, viskositas 4,37 dPas, kekuatan gel 3,39 mm/g/dt, derajat keputihan 30,43, dengan kandungan logam Pb negatif, kandungan logam Cu sebesar 0,027 ppm, kandungan logam Fe 33 ppm. Hasil penelitian tahap kedua menunjukkan adanya interaksi yang sangat nyata antara jenis karaginan (A1B3 dan murni) dengan konsentrasi penambahan terhadap viskositas dan tekstur jelly nanas. Perlakuan jenis karaginan A1B3 2% (P1J2) menunjukkan hasil terbaik pertama ditandai dengan viskositas (0,47 dPas), dan tekstur (4,34 mm/g/dt), terbaik kedua pada perlakuan jenis karaginan murni 3% (P2J3) dengan viskositas (0,43 dPas) dan tekstur (3,77 mm/g/dt), dan terbaik ketiga pada perlakuan jenis karaginan A1B3 1% (P1J1) dengan viskositas (0,33 dPas), dan tekstur (5,22 mm/g/dt).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agrotechnology
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 21 Jun 2012 04:08
Last Modified: 21 Jun 2012 04:08
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8909

Actions (login required)

View Item View Item