PENGARUH PROMOSI JABATAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI NEGRI SIPIL (Studi Pada Pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Propinsi Kalimantan Barat)

Sumarno, Sumarno (2007) PENGARUH PROMOSI JABATAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI NEGRI SIPIL (Studi Pada Pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Propinsi Kalimantan Barat). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERAN_BADAN_KESWADAYAAN_MASYARAKAT.pdf

Download (147kB) | Preview

Abstract

Promosi jabatan mempunyai peran, fungsi, manfaat dan arti yang sangat penting bagi pegawai yang bersangkutan maupun bagi organisasi dimana kegiatan tersebut menjadi salah satu peningkatan motivasi pegawai dalam bekerja. Kegiatan promosi jabatan secara umum akan dipengaruhi oleh berbagai ketentuan antara lain masa kerja, pelatihan jabatan, pendidikan, usia dan sebagainya. Promosi jabatan seringkali dikaitkan dengan upaya untuk memberikan motivasi bagi pegawai untuk dapat bekerja lebih baik, sehingga pada akhirnya dapat memberikan jaminan kelancaran pencapaian tujuan. Untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan aktivitas diperlukan pegawai yang terampil, cekatan dan mempunyai kemampuan yang memadai dalam melaksanakan pekerjaannya. Promosi pegawai adalah perubahan kedudukan seorang pegawai dari suatu tingkat ketingkat yang lebih baik, baik dari segi pangkat maupun jabatannya. Pelaksanaan promosi pegawai dapat memberikan berbagai macam manfaat dan salah satu diantaranya adalah untuk meningkatkan prestasi kerja pegawai yang bersangkutan. Hal ini dikarenakan setiap pegawai mengharapkan suatu penghargaan dari organisasinya baik berupa status ataupun kedudukan yang memberikan jaminan yang lebih baik dari sebelumnya. Sehingga seorang pegawai yang dipromosikan akan berusaha untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik serta menunjukkan prestasi kerjanya yang lebih tinggi. Berdasarkan hal fenomena tersebut peneliti tertarik untuk mengungkap lebih jauh lagi dalam bentuk penelitian dengan judul “pengaruh promosi jabatan terhadap motivasi kerja pegawai kepegawaian Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu”. Dimana tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem promosi jabatan di PemKab Kapuas Hulu. Dan ingin mengetahui apakah ada pengaruh promosi jabatan terhadap motivasi kerja dan sampai seberapa jauhkah promosi dapat mempengaruhi motivasi kerja pegawai kepegawaian PemKab Kapuas Hulu. Adapun lokasi penelitian ini adalah di kantor kepegawaian Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Dengan sample penelitiannya adalah 45 (empat puluh lima) orang dari Bagian Kepegawaian Kabupaten Kapuas Hulu. Alat pengumpul data yang di gunakan adalah berupa data primer dan data sekunder. Teknik analisa data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa. Penerapan sistem promosi jabatan di Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu secara umum telah berjalan dengan baik, lancar dan sesuai dengan mekanisme dan prosedur atau tata struktur organisasi kepegawaian yang telah dituangkan dan diatur pada Peraturan Pemerintah (PP). 99 Tahun 2000 Tentang Pegawai Negeri Sipil. Pelaksanaan promosi jabatan bagi pegawai tidak dengan serta merta dilakukan tanpa dasar, sebab dalam aturan kepegawaian telah diatur sedemikian rupa, misalkan saja penyelenggaraan kenaikan atau promosi jabatan PNS harus berdasarkan sistem dan ketentuan administrasi kepegawaian PNS secara trasparan, yang sesuai dengan norma standar dan prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. penetapan formasi pegawai Negeri Sipil sesuai dengan formasi kebutuhan. Terdapat pengaruh yang signifikan antara promosi jabatan terhadap motivasi kerja pegawai Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dimana nilai F hitung sebesar (107,047) dan nilai P=0,000. Artinya hipotesis dalam penelitian ini terbukti dan diterima.Sumbangan efektif dari variabel promosi jabatan terhadap motivasi kerja pegawai pada pengujian koefisien determinant (R ) sebesar 0,71,3 artinya kemampuan persamaan regresi dalam memprediksi nilai variabel terikat adalah 71,3%. Nilai koefisien determinasi sebesar 71,3 % termasuk cukup kuat, maka variabel bebas menentukan variabel terikat sebesar 71,3%. Dengan demikian bahwa variabel promosi jabatan memiliki kontribusi signifikan terhadap variabel motivasi kerja pegawai sebesar 71,3 %. Sisanya 28,70 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model persamaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 20 Jun 2012 04:24
Last Modified: 20 Jun 2012 04:24
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8711

Actions (login required)

View Item View Item