STUDY ADAPTASI PENGUNGSI KORBAN LUMPUR LAPINDO DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR DI PASAR BARU PORONG SIDOARJO

Suriadi, Melki (2007) STUDY ADAPTASI PENGUNGSI KORBAN LUMPUR LAPINDO DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR DI PASAR BARU PORONG SIDOARJO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
STUDY_ADAPTASI_PENGUNGSI_KORBAN_LUMPUR_LAPINDO_DALAM_PEMENUHAN_KEBUTUHAN_DASAR_DI_PASAR_BARU_PORONG_SIDOARJO.pdf

Download (88kB) | Preview

Abstract

Kebutuhan dasar merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi dalam kehidupan manusi, kebutuhan dasar juga erat kaitannya dengan kelangsungan hidup manusia, untuk mendapatkan kebutuhan dasar ini maka banyak manusia melakukan upaya-upaya seperti bekerja dan berkarya. Hal ini beda dengan para korban lumpur lapindo yang ada di Pasar Baru Porong Sidoarjo, yang mana kebutuhan dasarnya sudah ada yang menjamin pemenuhannya yaitu pihak lapindo. Walaupun demikian masih banyak juga permasalahan yang dihadapi oleh para korban untuk memenuhinya sehingga adanya upaya-upaya alternatif yang harus dilakukan oleh para korban sehingga terpenuhilah kebutuhan dasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya-upaya yang dilakukan para korban lumpur lapindo yang ada di pasar baru Porong Sidoarjo untuk memenuhi kebutuhan dasarnya sebagai manusia, jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk penarikan sampelnya peneliti menggunakan teknik Snowball Sampling. untuk metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data diambil dari pendapat Milles dan Huberman yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, upaya-upaya yang dilakukan oleh korban lumpur lapindo mengambil jatah makan yang telah disediakan oleh lapindo, ketika masih layak untuk dimakan maka korban memakannya, untuk makanan yang tidak layak dimakan maka pengungsi menjemurnya yang nantinya bisa diolah menjadi makanan dan ada juga yang menjual nasi kering itu dan nantinya hasilnya bisa digunakan untuk membeli makanan untuk dimasak sendiri. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan para korban, hanya mengupayakan persyaratan administrasi saja baik dari KTP, KK, dan surat keterangan korban lumpur lapindo dari Satlak yang ada di lingkungan Pasar Baru Porong Sidoarjo. Sedangkan untuk tempat tinggal di tempat sementara para korban hanya menggunakan permohonan untuk mendapatkan tempat tinggal pengungsian kepada pihak pemerintah Sidoarjo, sedangka untuk mendapatkan ganti rugi dari pihak lapindo katrena harta rumahnya sudah terbenam oleh lumpur maka para pengungsi mengurus surat-surat administrasi untuk mendapatkan ganti rugi, selain itu banyak juga pengungsi yang memilih tetap bertahan di tempat sementara (Pengungsian) sebelum mendapatkan ganti rugi dari pihak lapindo. Dari sini para korban lumpur lapindo dipersulit untuk memenuhi haknya sehingga para korban lumpur lapindo mempunyai banyak masalah yaitu sudah kehilangan tempat tinggal juga di persulit pihak lapindo untuk mendapatkan ganti rugi. Untuk mengatasi permasalahan pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban lumpur lapindo, maka diperlukan perhatian masyarakat terutama bagi LSM, untuk memberikan pendampingan-pendampingan bagi korban lumpur. Sebab pemerintah sendiri kurang serius untuk menangani permasalahan ini, untuk kalangan akademisi untuk memberikan bantuan-bantuan yang bersifat moril, dan yang paling penting adalah seharusnya tidak adanya penyulitan administrasi bagi korban lumpur untuk mendapatkan haknya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Social Welfare
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 20 Jun 2012 03:47
Last Modified: 20 Jun 2012 03:47
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8676

Actions (login required)

View Item View Item