ANALISIS DAMPAK SOSIAL KEBERADAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG TERHADAP MASYARAKAT SEKITARNYA

TRISNA WATI, IKA (2007) ANALISIS DAMPAK SOSIAL KEBERADAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG TERHADAP MASYARAKAT SEKITARNYA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_DAMPAK_SOSIAL_KEBERADAAN_UNIVERSITAS_MUHAMMADIYAH_MALANGTERHADAP_MASYARAKAT_SEKITARNYA.pdf

Download (90kB) | Preview

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan di Indonesia dari tahun ke tahun semakin menunjukkan perkembangan yang positif. Berdirinya kampus-kampus baru menunjukkan semakin tingginya kesadaran dan arti pentingnya sebuah pendidikan. Kebutuhan tersebut ditanggapi oleh pihak-pihak akademisi dengan mendirikan kampus-kampus dalam bentuk sekolah tinggi, perguruan tinggi maupun akademi. Malang sebagai kota besar kedua di Jawa Timur juga menunjukkan hal yang sama. Banyaknya kampus-kampus swasta telah memberikan alternatif pilihan kepada calon-calon mahasiswa yang tidak lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi swasta. Keberadaan kampus- kampus swasta ini telah membuat kota Malang menjadi kota pendidikan yang siap mencetak calon generasi penerus bangsa. Di antara perguruan tinggi swasta yang ada di Malang, salah satunya adalah Universitas Muhammadiyah Malang. Kampus ini didirikan pada tahun 1964 atas prakarsa tokoh-tokoh dan pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tanggal 19 Juni 1963. Pada waktu itu Universitas Muhammadiyah Malang memiliki 3 fakultas yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan jurusan pendidikan Agama. Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi berpisah menjadi universitas yang berdiri sendiri yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang dengan akte notaris R. Sudio no, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. pada perkembangan selanjutnya akte ini kemudian diperbarui dengan akte notaris G. Kamaruzaman No. 7 tanggal 24 Nopember 1988 dan didaftar pada Pengadilan Negeri Malang No. 88/PP/YYS/XI/1988 tanggal 28 Nopember 1988. Selanjutnya kampus ini telah berkembang pesat dengan memiliki tiga lokasi kampus. Kampus pusat Universitas Muhammadiyah Malang berada di Jalan Tlogomas Km 8 Malang. Di kampus inilah kegiatan belajar mengajar dipusatkan. Selanjutnya, kampus ini disebut kampus terpadu. Di kampus terpadu inilah berbagai fakultas dan jurusan memusatkan kegiatan akademisnya. Keberadaan kampus terpadu ini pun membuat masyarakat setempat, desa dan kelurahan di sekitar kampus mengalami perubahan. Dampak positif yang langsung dirasakan adalah berkembangnya sektor perekonomian. Desa dan kelurahan yang dulunya sepi kini berubah menjadi daerah yang ramai dengan aktifitas mahasiswa yang menuntut ilmu. Beberapa fasilitas pendukung kegiatan kampus yang dibangun dan disiapkan oleh masyarakat sekitar kampus antara lain adalah berdirinya pemondokan, warung makan, jasa photocopy, persewaan dan penjualan komputer, tempat kursus, warung telekomunikasi, penjual handphone dan perlengkapannya, cafe, butik serta penjual buku serta studio foto. Fasilitas pendukung tersebut dibangun dalam bentuk kios kecil maupun menyewa rumah toko (ruko) di sepanjang jalan di sekitar lokasi kampus terpadu ini. Kios-kios tersebut ada yang bersifat permanen, yaitu berupa bangunan yang didirikan dengan tembok permanen, ada juga yang semi permanen yang berupa bambu dan menggunakan penyekat tripleks. Desa dan kelurahan yang memperoleh manfaat ekonomis dari keberadaan kampus Universitas Muhammadiyah Malang ini antara lain desa Tegalgondo, yaitu desa yang berada tepat di belakang kampus; kelurahan Mulyoagung, berada di sebelah barat kampus; Kelurahan Tlogomas, berada di daerah timur kampus, serta kelurahan Landungsari, berada di depan kampus. Keberadaan kampus terpadu ini juga telah membuat beberapa perubahan pada masyarakat, misalnya dalam hal pekerjaan dan hubungan sosial. Sebelum kampus terpadu berdiri, masyarakat Tegalgondo, masyarakat Mulyoagung dan masyarakat Landungsari, serta masyarakat Tlogomas bekerja di sektor pertanian dan perdagangan. Peneliti tertarik untuk mengangkat judul Analisis Dampak Sosial Keberadaan Universitas Muhammadiyah Malang Terhadap Masyarakat Sekitarnya terutama dalam bidang ekonomi dan sosial dengan tujuan untuk memperoleh gambaran pasti tentang perubahan masyarakat yang terjadi setelah berdirinya kampus Universitas Muhammadiyah Malang.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Social Welfare
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 19 Jun 2012 07:20
Last Modified: 19 Jun 2012 07:20
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8574

Actions (login required)

View Item View Item