JARINGAN KOMUNIKASI PEDAGANG EMAS PASAR KEPANJEN TENTANG INFORMASI HARGA EMAS TERBARU

Tri Cahyani, Herlina (2007) JARINGAN KOMUNIKASI PEDAGANG EMAS PASAR KEPANJEN TENTANG INFORMASI HARGA EMAS TERBARU. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
JARINGAN_KOMUNIKASI_PEDAGANG_EMAS_PASAR_KEPANJENTENTANG_INFORMASI_HARGA_EMAS_TERBARU.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari atas fenomena harga emas yang berubah­ubah setiap saat akibat dari tidak stabilnya perekonomian dunia. Sehingga ditemukan dalam satu toko terdapat berbagai macam harga emas. Informasi tentang harga emas terbaru sangat dibutuhkan oleh para pedagang emas untuk menentukan harga jual beli emas. Sehingga kegiatan mencari informasi harga emas terbaru menjadi suatu hal yang wajib dilakukan oleh para pedagang emas. Dalam penelitian ini, peneliti tertarik untuk mengkaji tentang jaringan komunikasi pedagang emas Pasar Kepanjen tentang informasi harga emas terbaru. Maka ditemukan permasalahan penelitian yaitu bagaimana proses terbentuknya jaringan komunikasi pedagang emas Pasar Kepanjen tentang informasi harga emas terbaru; bagaimana pola jaringan komunikasi pedagang emas Pasar Kepanjen tentang informasi harga emas terbaru, dan mendeskripsikan siapa yang berperan apa dijaringan komunikasi pedagang emas Pasar Kepanjen tentang informasi harga emas terbaru. Untuk dapat menjawab rumusan masalah yang dikemukakan, maka digunakanlah analisis jaringan komunikasi sebagai metode penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan interview kepada nara sumber yang diambil dengan tehnik purposive. Kemudian data yang diperoleh disajikan dengan sosiometri dan sosiogram. Jaringan komunikasi menurut Moekijat dalam bukunya Teori Komunikasi, adalah suatu situasi tersusun dimana orang­orang menyampaikan informasi dalam suatu pola tertentu. Menurut Bambang Setiawan, hakekat dari suatu jaringan komunikasi adalah hubungan­hubungan yang bersifat homofili, yaitu kecenderungan manusia untuk melakukan hubungan dengan orang­orang yang mempunyai atribut yang sama dengan dirinya. Tetapi ini tidak berarti bahwa jaringan komunikasi hanya akan terjadi pada orang­orang yang mempunyai atribut yang sama saja. Sekali suatu jaringan komunikasi terbentuk maka pada setiap hubungan komunikasi akan terjadi gerak atau informasi dari seseorang ke orang lain. Apabila hubungan komunikasi telah terjadi sehingga pemindahan dan penerimaan informasi berjalan, maka informasi tersebut akan mulai berpengaruh pada orang­orang yang terlibat pada komunikasi tersebut. Hasil penelitian pada jaringan komunikasi pedagang emas Pasar Kepanjen dalam mencari informasi harga emas terbaru menunjukkan bahwa: (1) Jaringan komunikasi pedagang emas Pasar Kepanjen tentang informasi harga emas terbaru, terbentuk karena adanya fenomena bertanya pada pedagang emas yang dianggap lebih tahu tentang informasi harga emas terbaru. Fenoma ini terjadi akibat dari harga emas yang tidak stabil. Sehingga berdampak pada perubahan proses transaksi jual beli emas. Dimana bertanya tentang harga emas terbaru merupakan awal dalam setiap tahapan proses jual beli emas. (2) Bentuk pola jaringannya, pada klik mayoritas berbentuk pola star atau bintang dan untuk klik yang lain berbentuk roda, “V”, dan “Y”. (3) Dan untuk peran­peran anggota jaringan, menunjukkan bahwa responden no. 11 yaitu Bapak H.Arifin berperan sebagai opinion leader, untuk peran Gate Keepers adalah responden no. 28 Bapak Tanto pemilik toko Utama Jaya. Sedangkan untuk peran Cosmopolities adalah responden no. 16 yaitu Toko Matahari. Dalam gambar sosiometri juga dapat dilihat bahwa responden no. 12, 27, dan 29 berperan sebagai bridge atau jembatan. Dan yang terakhir, pada gambar dapat dilihat bahwa responden no. 2, 9, 17, 20, 22, dan 25 berperan atau memiliki posisi sebagai isolate atau pemencil. Keenam responden yang berperan sebagai Isolate yaitu Bapak H. Sokheh dari Toko Bulan Purnama, Bapak Hatta dari Toko Mirah, Ibu CH. Romlah dari Toko Candy, Bapak Sumardi Maruki dari Toko Pojok, Bapak Kanafi dari Toko Hafidah dan Bapak alex dari Toko Utama. Atas hasil tersebut, bisa direkomendasikan kepada pemerintah atau orang­orang yang berkepentingan dalam usaha jual beli emas untuk lebih memanfaatkan peran opinion leader dalam mensosialisasikan suatu kebijakan baru yang berkaitan dengan informasi harga emas terbaru. Serta secara teoritis agar lebih banyak rujukan literatur yang mengupas tentang jaringan komunikasi informal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 19 Jun 2012 06:26
Last Modified: 19 Jun 2012 06:26
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8532

Actions (login required)

View Item View Item