ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA WARRANT (Studi Pada Sektor Perbankan Yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta Periode Januari 2002 – Desember 2005)

Krisnawati, Leny (2007) ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA WARRANT (Studi Pada Sektor Perbankan Yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta Periode Januari 2002 – Desember 2005). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA WARRANT.pdf

Download (182kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survey pada Perusahaan Bank yang tercatat di BEJ dengan judul “Analisis Pengambilan Keputusan Investasi Pada Warrant (Studi Pada Sektor Perbankan yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta Periode Januari 2002 – Desember 2005)” Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimaan investor melakukan jual atau beli pada saat kondisi harga warrant dalam kondisi yang berubah-ubah yang penulis lakukan pada sample Bank-bank yang tercatat di BEJ Periode Januari 2002 – Desember 2005. Dalam penelitian ini, penulis mengambil suatu hipotesis sebagai berikut : Harga warrant terlalu mahal bila ditinjau dari segi harga pasar dan sebaiknya investor melakukan jual pada sector perbankan yang tercatat di BEJ. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui harga warrant terlalu murah atau terlalu mahal memakai rumus Black – Scholes dan dapatd ilihat dengan cara : jika harga teoritis warrant lebih kecil dari harga pasar warrant maka terlalu mahal Overvalued dan jika harga teoritis warrant lebih besar dari harga pasar warrant maka terlalu murah Undervalued. Hasil perhitungan dengan alata nalisi metode Black – Scholes bahwa Bank yang memiliki kondisi harga Undervalued adalah Bank Eksekutif Internasional dan Bank Victoria Internasional. Bank yang memiliki kondisi harga Indifference adalah Bank CIC Internasioal dan Bank Kesawan. Bank yang memiliki kondisi yang berubah-ubah adalah Bank Nusantara Parahayangan. Hasil dari analisi Black – Scholes tersebut, sesuai dengan metode yang digunakan bahwa Bank yang akan melakukan investasi jika dalam kondisi tersebut dalam keadaan Undervalued maka dapat mengambil posisi beli dan jika dalam kodisi tersebut dalam keadaan Undervalued maka dapat mengambil posisi jual. Berdasarkan kesimpulan di atas, Penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya Bank Eksekutif Internasional, Bank Victoria Internasional mengambil posisi beli. Pada Bank CIC Internasional, Bank Kesawan dan Bank Nusntra Parahyangan yang mempunyai kondisi yang berubah-ubah sebaiknya dilihat kondisi harga tersebut jika dalam kondisi tersebut dalam keadaan Undervalued maka dapat mengambil posisi beli dan jika dalam kondisi tersebut dalam keadaan Overvalued maka dapat mengambil posisi jual.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economic > Department of Management
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 19 Jun 2012 01:59
Last Modified: 19 Jun 2012 01:59
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8406

Actions (login required)

View Item View Item