PERBAIKAN MUTU GENETIK SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN MELALUI SELEKSI MASSA BERDASARKAN KARAKTERISTIK PRODUKSI SUSU

WAHYUDI, ANANG (2007) PERBAIKAN MUTU GENETIK SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN MELALUI SELEKSI MASSA BERDASARKAN KARAKTERISTIK PRODUKSI SUSU. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERBAIKAN_MUTU_GENETIK_SAPI_PERANAKAN_FRIESIAN_HOLSTEIN_MELALUI_SELEKSI_MASSA_BERDASARKAN_KARAKTERISTIK_PRODUKSI_SUSU.pdf

Download (52kB) | Preview

Abstract

Produksi susu yang dihasilkan oleh sapi peranakan Friesian Holstein saat ini masih rendah, rata-rata sekitar 10 sampai 12 liter per ekor per laktasi. Produksi ini jauh di bawah produksi susu sapi Friesian Holstein asli yang mampu berproduksi mencapai 6.800 sampai 11.000 kg per ekor per laktasi. Sehingga perbaikan mutu genetik produksi susu melalui seleksi massa merupakan usaha untuk meningkatkan potensi genetik dari masing-masing individu sapi peranakan Friesian Holstein. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi nilai heritabilitas dan repeatabilitas, mengestimasi Breeding Value dan nilai Most Probable Producing Ability (MPPA), serta mengestimasi genetic gain produksi susu sapi peranakan Friesian Holstein. Estimasi tersebut digunakan untuk melakukan seleksi sapi-sapi yang mempunyai mutu genetik baik. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah 44 ekor sapi peranakan Friesian Holstein induk di Balai Besar Diklat Agribisnis Persusuan dan Teknologi Hasil Ternak Batu. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 30 Maret 2007. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi lapang dan wawancara. Sedangkan penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling, yang diolah dengan analisis statistik. Berturut-turut penelitian dilakukan dari recording, koreksi data yang disesuaikan dengan pemerahan dua kali, panjang laktasi menjadi 305 hari dan penyesuaian umur sapi kearah umur dewasa, tabulasi data, menaksir mutu genetik dengan parameter estimasi breeding value dan MPPA, meranking ternak dan memilih ternak berdasarkan taksiran mutu genetik serta diakhiri dengan menaksir respon seleksi untuk mengetahui peningkatan produksi susu per laktasi. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa rataan produksi susu per laktasi sebesar 3514,23 liter dari total produksi susu 4 kali laktasi sebesar 461303,18 liter. Sementara nilai estimasi heritabilitas sebesar 89 persen dan repeatabilitas sebesar 2 persen. Sehingga Breeding Value rata-rata sebesar 3487,91 dan nilai Most Probable Producing Ability rata-rata sebesar 3508,32. Dari taksiran mutu genetik ini terseleksi 25 ekor sapi peranakan Friesian Holstein induk. Sedangkan 19 ekor ter-culling karena mempunyai mutu genetik produksi susu rata-rata individu di bawah mutu genetik produksi susu rata-rata populasi. Dari 25 ekor sapi peranakan Friesian Holstein yang terseleksi, diprediksi akan mampu meningkatkan produksi susu rata-rata sebesar 267,54 liter per ekor per laktasi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Animal Scince
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 18 Jun 2012 07:44
Last Modified: 18 Jun 2012 07:44
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8382

Actions (login required)

View Item View Item