PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BENIH DAN PEMBERIAN DOSIS UREA TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI GAMAL (Gliricidia sepium Jacq Steud)

WAHYUDI, HARIZON (2007) PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BENIH DAN PEMBERIAN DOSIS UREA TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI GAMAL (Gliricidia sepium Jacq Steud). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_TINGKAT_KEMASAKAN_BENIH_DAN_PEMBERIAN_DOSISUREA_TERHADAP_PERTUMBUHAN_SEMAI_GAMAL.pdf

Download (52kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kemasakan benih dan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan semai gamal. Alat yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian adalah sebagai berikut: alat tulis-menulis, cangkul, cetok, bak tabur, gembor air, timbangan analitik, jangka sorong, beaker glass, pinset sapih, oven, sprayer, kamera, skaron dan alat lain yang membantu penelitian ini. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih semai gamal, polybek, pupuk urea, tanah, dan bahan lain yang membantu dalam penelitian ini. Penelitian dilaksanakan di wilayah Kabupaten TulungAgung dengan ketinggian 240 m dpl, penelitian dilaksanakan mulai tanggal 27 September sampai dengan 13 November 2005. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial, terdiri dari dua faktor yaitu faktor I, dosis pupuk urea, terdiri dari 4 taraf meliputi : (1) dosis 0 gram/semai (U0), (2) dosis 0,5 gram/semai (U1), (3) dosis 1 gram/semai (U2) dan dosis 1,5 gram/semai (U3). Faktor II, tingkat kemasakan benih, terdiri dari 2 taraf meliputi : (1) masak fisiologis yaitu warna kulit coklat (K1) dan masak yaitu warna kulit hijau kekuningan (K2). Untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang nyata dianalisis dengan sidik ragam sesuai dengan rancangan acak kelompok faktorial, hasil analisis diuji dengan menggunakan uji F dengan taraf 5%. Untuk membandingkan antar perlakuan satu dengan perlakuan yang lain digunakan uji Duncan pada taraf 5%. Parameter yang diamati meliputi : tinggi semai, diameter batang semai, jumlah daun semai, panjang akar semai, bobot basah semai dan bobot kering semai. Hasil analisis ragam menunjukkan, bahwa tidak terjadi interaksi antara perlakuan dosis pupuk urea dan asal benih terhadap pertumbuhan semai gamal. Perlakuan pupuk urea tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan semai gamal. Pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan semai gamal karena perlakuan pupuk urea adalah pada dosis 0 gram/ semai, terkecuali terhadap terhadap bobot basah dan bobot kering, dimana masing-masing memiliki nilai terbaik dengan pemberian pupuk urea dengan dosis 1,5 gram/ semai dan 1 gram/ semai. Perlakuan asal benih berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan semai gamal. Perlakuan tingkat kemsakan benih masak fisiologis memiliki nilai terbaik terhadap tinggi, diameter batang, persentasi perkecambahan dengan perlakuan benih masak, laju perkecambahan dengan perlakuan benih masak fisiologis, panjang akar dengan perlakuan benih masak, bobot basah dengan perlakuan benih masak fisiologis dan bobot kering dengan perlakuan benih masak.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Forestry
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 18 Jun 2012 07:39
Last Modified: 18 Jun 2012 07:39
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8376

Actions (login required)

View Item View Item