PENGARUH KONSENTRASI KEFIR GRAINS (KG) DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS KEFIR SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) SECARA PASTEURISASI

WATI, FERA (2007) PENGARUH KONSENTRASI KEFIR GRAINS (KG) DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS KEFIR SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) SECARA PASTEURISASI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_KONSENTRASI_KEFIR_GRAINS.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Jenis kefir yang banyak dikenal adalah kefir yang terbuat dari susu sapi. Pada pembuatan kefir dari susu kambing (PE), terdapat alternatife nilai gizi lebih yang terkandung pada produk kefir, maka menambah nilai ekonomis produk kefir susu kambing. Proses pembentukan kefir diawali dari pembentukan monosakarida dari sakarida susu (laktosa), laktosa dan air dipecah menjadi glukosa dan galaktosa dilanjutkan pemecahan monosakarida menjadi asam laktat dengan bantuan kefir grains. Secara umum, kriteria kualitas kefir dapat dilihat dari kandungan gizi organoleptik dan penampakan produk. Untuk menghasilkan kefir dengan kualitas yang baik diperlukan usaha pengoptimalan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kefir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi kefir grains dan suhu penyimpanan terhadap kualitas kefir, mengetahui pada konsentrasi kefir grains dan suhu penyimpanan berapakah yang paling baik terhadap kualitas kefir.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian sungguhan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 variabel bebas yaitu konsentrasi kefir grains (K) yaitu 3%, 5%, 7%, untuk L yaitu 2oC, 4oC, 33oC. variabel terikatnya adalah kualitas kefir yaitu kadar protein, total asam, laktosa dan organoleptik masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Analisis data dengan uji normalitas dan homogenitas maka data dianalisis dengan anava 2 jalur apabila ada perbedaan dilanjutkan dengan uji Duncan, untuk data tingkat kesukaan dianalisis uji Friedman. Dari hasil uji statistik diperoleh kesimpulan bahwa perlakuan konsentrasi grains dan suhu penyimpanan mempengaruhi kadar protein, laktosa, total asam dan tingkat kesukaan. Perlakuan yang paling baik terhadap kadar protein adalah (7% dan 33oC) yaitu 4.27, kadar laktosa terbaik (5% dan 33oC) yaitu 4.40, total asam terbaik (7% dan 33oC) yaitu 0.43 dan terhadap tingkat kesukaan adalah skor terbaik rasa (7%dan 4oC) yaitu 2.33, aroma (5% dan 33oC) yaitu 3.24, warna (5% dan 2oC) yaitu 41.3 dan tekstur terbaik (5% dan 4oC) yaitu 4.2.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 18 Jun 2012 06:19
Last Modified: 18 Jun 2012 06:19
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8341

Actions (login required)

View Item View Item