WIDIANTI, ERNI (2007) KOMBINASI CAIRAN TINTA CUMI-CUMI DENGAN TEPUNG BERAS TERHADAP KUALITAS PETIS. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.
|
Text
KOMBINASI_CAIRAN_TINTA_CUMI.pdf Download (75Kb) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2006 yang bertempat di Laboratorium Peternakan dan Laboratorium Kimia Fakultas Peternakan - Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh kombinasi antara cairan tinta cumi-cumi dengan tepung beras yang tepat untuk menghasilkan petis yang disukai konsumen ditinjau dari sifat kimia maupun organoleptik. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kaldu daging, tepung beras (Rose Brand), dan bahan tambahan lainnya adalah cairan tinta cumi-cumi, gula merah, gula pasir, garam, dan bumbu – bumbu (serei, lengkuas, jahe, daun salam, daun jeruk purut, bawang merah, bawang putih). Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial terdiri dari dua faktor perlakuan yaitu cairan tinta cumi-cumi (5%, 10%, 15%) dan tepung beras (20 gr, 30 gr, 40 gr) dan masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Penambahan cairan tinta cumi-cumi berpengaruh sangat nyata (p<0.01) terhadap kadar protein, kadar pati, kadar air dan warna, rasa, bau, dan tekstur. Penambahan tepung beras berpengaruh sangat nyata terhadap kadar protein, kadar pati, kadar air dan organoleptik warna, rasa, bau, dan tekstur, tetapi interaksi antara cairan tinta cumi-cumi dengan tepung beras berpengaruh sangat nyata (p<0.01) hanya pada kadar air. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian diatas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Penggunaan cairan tinta cumi-cumi dengan dengan persentase 15% dapat meningkatkan kualitas petis. Penambahan tepung beras dengan persentase 40g/liter kaldu daging dapat menurunkan kualitas petis. Disarankan dalam membuat petis menggunakan cairan tinta cumi-cumi 15% dan tepung beras 20 gr/liter kaldu karena menghasilkan petis dengan kualitas yang baik dan uji mikroorganisme perlu dilakukan agar diperoleh kualitas petis yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Animal Industrial Technology |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 18 Jun 2012 04:59 |
| Last Modified: | 18 Jun 2012 04:59 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8328 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
