PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN PIKTOGRAM PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG DI KELAS V SDN 1 TEGAL GONDO MALANG

Widiastuti, Yuana (2007) PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN PIKTOGRAM PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG DI KELAS V SDN 1 TEGAL GONDO MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PEMBELAJARAN_MATEMATIKA_DENGAN_MENGGUNAKAN_PIKTOGRAM_PADA_POKOK_BAHASAN_BANGUN_RUANG_DI_KELAS_V_SDN_1_TEGAL_GONDO_MALANG.pdf

Download (49kB) | Preview

Abstract

Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menyelenggarakan proses belajar mengajar, untuk membimbing, membina dan mengembangkan potensi anak didik. Pembelajaran matematika di sekolah pada umumnya berpusat pada guru Sehingga mengakibatkan siswa cepat merasa bosan dan jenuh dalam belajar, karena aktifitas siswa terbatas pada mendengarkan penjelasan guru. Salah satu faktor yang mendukung keberhasilan suatu pendidikan adalah metode pembelajaran, dimana dalam penelitian disini peneliti menggunakan pendekatan piktogram (Meier, Dave:2002) yang merupakan sebagai salah satu alat bantu dalam merancang kurikulum untuk mengembangkan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keaktifan siswa, respon siswa dan tingkat penguasaan siswa.Langkah-langkah dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan piktogram adalah persiapan, penyampaian, pelatihan dan penampilan hasil. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Data yang diambil dalam penelitian adalah tes hasil belajar, observasi, angket dan catatan lapang. Sedangkan sumber data dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 SDN Tegalgondo 1 Karangploso Malang yang berjumlah 42 siswa. Dari penelitian ini diperoleh hasil data aktifitas siswa selama pembelajaran. tindakan I terdapat 13 siswa yang memperoleh nilai kurang dari 75 siswa dari skor maksimal 100, selebihnya 29 siswa telah tuntas secara individu. Jadi tingkat ketuntasan secara secara klasikal sebesar 69,04%. Oleh karena itu perlu diadakan tindakan ke 2 agar tercapai ketuntasan belajar baik secara individu maupun klasikal. Pada tindakan 1 dan 2 terjadi peningkatan ketuntasan belajar secara klasikal terdapat 11 siswa yang belum tuntas belajarnya, prosentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 73,80% dan tindakan 3 terdapat 9 siswa yang belum tuntas belajarnya, prosentase ketuntasan belajarnya secara klasikal sebesar 78, 57%.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 16 Jun 2012 05:16
Last Modified: 16 Jun 2012 05:16
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8207

Actions (login required)

View Item View Item