TUHULELEY, SAID (2010) ISLAM DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Suara Muhammadiyah Edisi 05 (14504).
|
Text
02.pdf Download (79Kb) | Preview |
Abstract
Ketika seorang Muslim mengikrarkan kalimat tauhid, Lailaha illa Allah, maka saat itu sesungguhnya ia mulai memantapkan semangat pemberdayaan masyarakat. Ia berikrar tidak akan tunduk kepada selain Allah, apalagi sampai menghambakan diri kepada sesama manusia. Ikrar itu adalah dasar bagi semua upaya pemberdayaan masyarakat. Sebab, pemberdayaan pada hakekatnya adalah pembebasan manusia dari berbagai belenggu dunia; belenggu kultural, belenggu struktural, termasuk belenggu kemiskinan dan kemelaratan. Oleh karena itu, pembebasan manusia dari belenggu dunia, termasuk di dalamnya adalah belenggu kemiskinan dan kemelaratan, adalah kewajiban setiap Muslim, bahkan kewajiban setiap manusia.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 21 Mar 2012 11:51 |
| Last Modified: | 21 Mar 2012 11:51 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/816 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
